adplus-dvertising

Pencurian di Bombana Marak, Warga Resah

Hir Abrianto, telisik indonesia
Selasa, 09 Februari 2021
1348 dilihat
Pencurian di Bombana Marak, Warga Resah
Postingan di media sosial, kendaraan yang raib di tangan pencuri. Foto: Hir/Telisik

" Tadi malam ada lagi kejadian, motor warga hilang. Beberapa minggu lalu juga kejadian, selain itu ada yang dibobol rumahnya yang dicuri seperti emas bahkan uang jutaan rupiah. "

BOMBANA, TELISIK.ID - Tindak pencurian barang berharga di Kabupaten Bombana marak terjadi, warga setempat makin resah.

Menurut keterangan warga, Andi Syaifullah, kepada Telisik.id mengungkapkan bahwa sejak 3 bulan terakhir sudah banyak warga yang mengeluhkan barang-barang berharga seperti motor, telepon genggam, emas bahkan uang jutaan rupiah raib tanpa jejak.

"Tadi malam ada lagi kejadian, motor warga hilang. Beberapa minggu lalu juga kejadian, selain itu ada yang dibobol rumahnya yang dicuri seperti emas bahkan uang jutaan rupiah," ungkap Andi Syaifullah melalui sambungan telepon, Selasa (9/2/2021).


Tindakan meresahkan ini banyak terjadi di Kelurahan Bambaea, Kelurahan Puulemo,  dan Desa Wambarema dan telah dilaporkan ke Polsek setempat, Poleang Timur.

Andi Syaifullah pun mempertanyakan kinerja Kapolsek Poleang Timur karena tindakan kriminal seperti ini marak terjadi di wilayah binaannya.

Baca juga: Pemda Bombana Tidak Campuri Penggunaan Seragam Siswa

"Sudah tiga bulan terakhir marak terjadi, pihak kepolisian (Polsek Poleang Timur) tidak pernah ada tindakan tegas dan cepat dalam mengungkap agar tidak lagi terjadi pencurian dimana-mana," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Poleang Timur, Ipda Suis Mail mengakui bahwa pihaknya telah menerima 5 laporan warga korban tindakan pencurian.

"Kami telah menerima 5 laporan terkait tindakan pencurian, namun saat ini kami masih lidik," bebernya.

Suis Mail menerangkan, berdasarkan beberapa laporan yang diterima dari warga setempat, tidak ada orang yang dicurigai sebagai pelaku, sehingga pihaknya membutuhkan waktu untuk mendalami.

"Kami tetap tindak lanjuti, hanya saja dari laporan yang ada, warga atau pelapor tidak mengetahui identitas pelaku," tutupnya. (B)

Reporter: Hir Abrianto

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga