Pendidikan Berbasis Al-Quran Diterapkan Sejak Dini di SD-IT Kholid Bin Walid Kendari
Meliana Tasya, telisik indonesia
Rabu, 29 April 2026
0 dilihat
Kepala Sekolah SD-IT Kholid bin Walid, Muh. Taufik. Foto: Meliana Tasya/Telisik
" Perkembangan pendidikan di Kota Kendari, SD-IT Kholid Bin Walid hadir mengusung konsep terpadu berbasis Al-Quran untuk membentuk karakter dan kecerdasan siswa sejak usia dini "

KENDARI, TELISIK.ID - Perkembangan pendidikan di Kota Kendari, SD-IT Kholid Bin Walid hadir mengusung konsep terpadu berbasis Al-Quran untuk membentuk karakter dan kecerdasan siswa sejak usia dini.
SD-IT Kholid Bin Walid menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam terpadu di Kota Kendari yang mulai beroperasi sejak 2023. Sekolah ini mengembangkan sistem pendidikan berbasis Al-Quran dan Sunnah dengan mengombinasikan kurikulum umum dan pendidikan diniyah dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Kepala Sekolah, Muh. Taufik menjelaskan, visi utama lembaga tersebut adalah membentuk generasi yang memiliki kekuatan akidah, akhlak yang baik, serta kecerdasan intelektual yang berjalan seiring dengan nilai-nilai Islam. Hal ini menjadi dasar dalam penyusunan program pendidikan yang diterapkan kepada seluruh siswa.
“Misi kami adalah menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas sesuai perkembangan zaman, sekaligus memperkuat kemampuan agama dan akhlak siswa,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Konsep pendidikan Islam terpadu yang diterapkan di sekolah ini menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan umum dan pembelajaran agama.
Salah satu fokus utama terletak pada pembelajaran Al-Quran melalui program tahfidz serta kemampuan membaca sejak usia dini.
Baca Juga: BPR Bahteramas Kenalkan UMKM Binaan dan Edukasi Perbankan di Expo Harmoni Sultra 2026
Pada jenjang kelas 1, sekolah menargetkan siswa sudah mampu membaca Al-Quran dengan baik. Target ini menjadi prioritas dalam pembelajaran awal sebagai fondasi pendidikan keagamaan yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, untuk kelas 1 hampir seluruh siswa sudah bisa membaca Al-Quran. Ini menjadi prioritas utama kami di jenjang awal,” jelasnya.
Selain kegiatan akademik dan keagamaan, sekolah juga mengembangkan potensi siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Program tersebut meliputi pembinaan da’i cilik, kegiatan pramuka, serta keikutsertaan dalam berbagai kompetisi yang bertujuan mengasah kemampuan siswa di berbagai bidang.
Dalam bidang prestasi, sejumlah siswa telah meraih penghargaan di tingkat regional hingga nasional. Capaian tersebut di antaranya juara lomba hafalan Al-Quran serta juara 1 kompetisi taekwondo tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin.
Sebagai bentuk dukungan terhadap prestasi siswa, pihak sekolah memberikan penghargaan serta uang pembinaan. Selain itu, pengembangan fasilitas pendidikan terus dilakukan guna menunjang proses belajar mengajar yang lebih optimal.
Keterlibatan orang tua juga menjadi perhatian dalam sistem pendidikan di SD-IT Kholid Bin Walid.
Pihak sekolah menilai dukungan keluarga berperan penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan motivasi belajar siswa.
Dalam pelaksanaannya, sekolah menerapkan sistem full day dengan penyesuaian jam belajar berdasarkan jenjang kelas.
Siswa di kelas awal memiliki waktu belajar yang lebih singkat, sementara kelas lanjutan mengikuti kegiatan hingga sore hari.
Baca Juga: Puluhan Warga Wundumbatu Kendari Dilatih Cara Mengurus Jenazah
Meski tergolong sebagai sekolah yang relatif baru, SD-IT Kholid Bin Walid menunjukkan komitmen untuk terus berkembang sebagai lembaga pendidikan Islam terpadu.
Penguatan kurikulum, peningkatan kualitas pengajaran, serta pengembangan fasilitas menjadi bagian dari langkah yang terus dilakukan.
“Harapan kami, sekolah ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat Kendari dalam membentuk generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat dan negara,” tutupnya. (Adv)
Penulis: Meliana Tasya
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS