Penembak Pendeta Ditangkap Polisi, Ini Motifnya

Reza Fahlefy, telisik indonesia
Senin, 04 Juli 2022
0 dilihat
Penembak Pendeta Ditangkap Polisi, Ini Motifnya
Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji didampingi anggotanya memberikan keterangan resmi terkait pengungkapan kasus penembakan terhadap seorang pendeta di Kabupaten Deli Serdang. Foto: Ist

" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang menangkap pelaku penembakan Pendeta Fernando Tambunan "

MEDAN, TELISIK.ID - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang menangkap pelaku penembakan Pendeta Fernando Tambunan, di kediamannya di perumahan Victory Land, Desa Jaharun A, Kecamatan Galang, daerah setempat.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji membenarkan adanya penangkapan itu.

"Iya, pelakunya Z alias Zul Balok. Berdasarkan hasil penyidikan petugas, motifnya karena sakit hati, karena pelaku meminta uang keamanan, tapi tidak diberikan oleh korban. Sehingga pelaku melakukan aksi itu," kata Irsan, kepada sejumlah awak media, Senin (4/7/2022).

Pelaku menembak korban dengan peluru senapan angin. Dari perbukitan yang berada di seputaran kediaman korban, pelaku menembak dan mengenai dada korbannya, Senin (27/6/2022) lalu.

"Rumah pelaku tidak jauh dari rumah korban, pelaku menembak korban dengan naik ke atas bukit di depan rumah korban sambil membawa senapan angin. Begitu korban terlihat duduk di teras rumahnya, pelaku pun menembaknya," sambung Irsan didampingi Kasatreskrim, Kompol I Kadek.

Baca Juga: Pria Ini Bunuh Ibu Kandung dengan Cara Sadis

Dari hasil penyidikan, pelaku diketahui biasa meminta uang jatah keamanan di sekitar perumahan. Motif dari penembakan, menurut pengakuan pelaku dendam kepada korban lantaran penolakan pemberian uang jaga malam yang diminta.

“Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 340 Jo Pasal 53 dan atau Pasal 353 ayat (2) Subs Pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman selama-lamanya 20 tahun penjara," terangnya.

Baca Juga: Pemuda Asal Konawe Selatan Cabuli dan Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur

Terpisah, pelaku yang memakai baju tahanan bernomor 34 itu mengakui telah melakukan aksi penembakan itu terhadap korban karena dendam dan kesal.

"Korban (Fernando Tambunan) membuat saya kesal dan sakit hati, dia mengatakan tidak ada tanggung jawab, sewaktu aku meminta uang keamanan. Makanya saya dendam. Saya menyesali perbuatan saya dan minta maaf," ungkapnya. (B)

Penulis: Reza Fahlefy

Editor: Musdar

Baca Juga