adplus-dvertising

Penumpang Kapal Sabuk Nusantara Rute Kendari-Wakatobi Curhat ke Menteri Perhubungan

Kardin, telisik indonesia
Sabtu, 20 Agustus 2022
583 dilihat
Penumpang Kapal Sabuk Nusantara Rute Kendari-Wakatobi Curhat ke Menteri Perhubungan
Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) didampingi Gubernur Ali Mazi, saat berdiskusi dengan penumpang lapal Sabuk Nusantara dari Kabupaten Wakatobi saat sandar di Pelabuhan Bungkutoko Kendari. Foto: Kardin/Telisik

" Saat Menhub Budi Karya yang didampingi Gubernur Ali Mazi menghampiri sejumlah penumpang, mereka curhat terkait sedikitnya jumlah kapal pemerintah yang menyeberang ke Wakatobi "

KENDARI, TELISIK.ID - Penumpang kapal Sabuk Nusantara dari Kabupaten Wakatobi ke Pelabuhan Bungkutoko Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, curhat ke Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, saat berkunjung ke KSOP Kendari, Sabtu (20/8/2022).

Saat Menhub Budi Karya yang didampingi Gubernur Ali Mazi menghampiri sejumlah penumpang, mereka langsung curhat terkait sedikitnya jumlah kapal pemerintah yang menyeberang ke Wakatobi.

Tak hanya itu, para penumpang juga mengeluhkan lamanya jadwal penyeberangan kapal yang harus mereka tunggu saat akan menyeberang dari Wakatobi ke Kendari, yakni 12 hari sekali perjalanan penyeberangan.


Ia pun meminta agar pemerintah dapat menambah jumlah kapal penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Bungkutoko ke Wakatobi.

"Hanya 1 kapal dan itu setiap 12 hari sekali baru menyeberang. Kalau bisa ditambah kapalnya dan 1 kali seminggu saja," ungkap Ibu Sarni di hadapan Menhub Budi Karya.

Baca Juga: Nakes Kota Kendari Wajib Vaksinasi Booster Kedua

Meski demikian kata Sarni, harga yang dipatok cukup murah, yakni Rp 21 ribu sekali menyeberang, dengan waktu penyeberangan  sekitar 21 jam lamanya.

"Kemarin kita berangkat jam 11 siang dari Tomia dan baru sampai jam 8 pagi ini," katanya.

Menhub Budi Karya pun menyinggung terkait sedikitnya jumlah penumpang yang menyeberang ke Wakatobi. Kata dia, kapal swasta dengan harga yang lebih mahal sekitar Rp 150 ribu sekali jalan justru lebih banyak penumpang.

"Ini berarti kurang promosi," cetusnya ke ABK Sabuk Nusantara.

Menyikapi hal itu, pihak kementerian pun berjanji akan melakukan perbaikan terkait jumlah kapal penumpang.

"Saya akan tugaskan untuk melakukan mapping, ini akan menjadi perhatian," ucapnya.

Baca Juga: Vierratale di TibaTiba Fast Kendari, Anak Muda Galau Lewat Lagu Perih

Gubernur Ali Mazi mengatakan, selain PELNI ada pula kapal penyeberangan lain yang menuju Kabupaten Wakatobi melalui pelabuhan Nusantara Kendari.

"Ada yang lain, kapal Feri," ucap Ali Mazi ke Menhub Budi Karya.

Usai berkunjung ke Pelabuhan Bungkutoko Kendari, Menhub Budi Karya bersama rombongan langsung menuju ke PT VDNI yang berada di Kabupaten Konawe. (A)

Penulis: Kardin

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga