adplus-dvertising

Perhatikan 13 Rukun Shalat Sebagai Syarat Sah

Adinda Septia Putri, telisik indonesia
Selasa, 17 Januari 2023
285 dilihat
Perhatikan 13 Rukun Shalat Sebagai Syarat Sah
Shalat menjadi rukun Islam yang kelima dan sifatnya wajib, agar ibadah ada diterima Allah, perhatikan syarat sahnya. Foto: Dakta.com

" Shalat menjadi ibadah utama dan kewajiban bagi umat muslim yang dilakukan 5 kali sehari dengan total 17 rakaat. Ibadah ini punya ketentuan dan rukun nya yang harus dipenuhi sebagai syarat sah "

KENDARI, TELISIK.ID - Shalat menjadi ibadah utama dan kewajiban bagi umat muslim yang dilakukan 5 kali sehari dengan total 17 rakaat. Ibadah ini punya ketentuan dan rukun nya yang harus dipenuhi sebagai syarat sah.

Shalat masuk sebagai rukun Islam yang ke-lima dan hukumnya wajib dilaksanakan, seorang muslim yang tidak melaksanakan shalat dianggap berdosa dan melanggar ketentuan agama.

Dikutip dari Suara.com jaringan Telisik.id dan Liputan6.com, berikut beberapa rukun atau syarat sah shalat.


Baca Juga: Ciri-Ciri Dajjal dan 3 Tanda Kemunculannya

1. Niat

Niat merupakan rukun shalat yang pertama. Niat adalah hal yang pertama mesti dilakukan pada setiap jenis ibadah dalam Islam. Ini karena niat merupakan hal yang membedakan suatu jenis ibadah dengan ibadah yang lain.

Tidak hanya itu, niat juga membuat suatu perbuatan, yang dapat membedakan, apakah suatu perbuatan dinilai ibadah atau bukan.

2. Berdiri jika mampu

Ketika berdiri, mata mengarah ke tempat sujud. Bagi yang tidak mampu atau memiliki kekurangan fisik dan penyakit tertentu yang membuatnya tidak sanggup berdiri, maka bisa lakukan dengan dukuk. Jika masih tidak mampu, bisa dilakukan dengan cara berbaring.

3. Takbiratul Ikhram

Takbiratul Ikhram merupakan rukun shalat yang menandai bahwa ibadah shalat sudah dimulai. ketika seseorang sudah melakukan takbiratul ihram, pertanda bahwa tidak boleh melakukan hal-hal diluar sholat yang berarti seseorang sudah masuk dalam ibadah sholat. Sehingga harus diam dan hanya mengucapkan bacaan bacaan sholat yang akan dibaca nantinya. Takbiratul Ikharam dilakukan dengan cara mengucapkan, “Allahu akbar.”

4. Membaca Surat Al-Fatihah

Al-Fatihah merupakan surat pertama dalam mushaf Al-Qur'an, yang terdiri dari tujuh ayat, termasuk lafal "Bismillâhirrahmânirrahîm." Terdapat beberapa pendapat berbeda Imam Syafi’i berpendapat bahwa Basmalah ikut dibaca dan dikeraskan oleh imam, Imam Ahmad berpendapat dibaca tetapi lirih atau tidak dikeraskan dan Imam Malik sama sekali tidak membaca basmalah.

5. Ruku` dan tuma`ninah

Ruku' merupakan salah satu rukun shalat yang berupa gerakan di mana tubuh bagian atas turun dan dibungkukkan sambil membaca doa saat Ruku’. Dilakukan dengan tenang dan ikhlas atau tidak terburu-buru (tuma'ninah).

6. I`tidal dan tuma`ninah

I`tidal merupakan rukun shalat berupakan gerakan bangun dari ruku' kemudian berdiri tegak dengan tenag, ikhlas, dan tidak terburu-buru (tuma'ninah).

7. Sujud dan tuma`ninah

Sujud adalah salah satu rukun shalat berupa gerakan yang dilakukan dengan cara menempelkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, serta ujung jari kaki dengan lantai atau alas yang menjadi tempat shalat.

8. Duduk diantara dua sujud (duduk isftirasy) dan tuma`ninah

Duduk iftirasy adalah salah satu rukun shalat yang dilakukan dengan cara duduk di atas telapak kaki kiri dan telapak kaki kanan ditegakkan. Duduk iftirasy ini dilakukan pada waktu duduk di antara dua sujud, ketika duduk setelah bangkit dari sujud kedua pada rakaat pertama dan ketiga, dan ketika duduk tasyahhud awal.

9. Duduk tawarruk

Duduk tawarruk adalah salah satu rukun shalat, di mana posisi duduk dengan menegakkan kaki kanan dan menghamparkan kaki kiri ke depan (di bawah kaki kanan), dan duduknya di atas tanah/lantai. Duduk tawarruk adalah duduk seperti pada tasyahud akhir pada shalat.

10. Membaca tasyahud akhir

Membaca tasyahud akhir merupakan salah satu rukun shalat. Berikut adalah bacaan tasyahud akhir:

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi.

"Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan, serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga tetap tercurah atasmu, wahai Nabi [Muhammad].

Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga juga tercurah atas kami, dan juga atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah."

11. Membaca shalawat kepada Nabi

Membaca shalawat nabi merupakan salah satu rukun shalat. Oleh karena itu, membaca shalawat nabi merupakan hal yang wajib dilakukan ketika shalat. Berikut adalah bacaan shalawat nabi dalam shalat:

Allaahumma shalli'alaa muhammad, wa'alaa aali muhammad, kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, wabaarik'alaa muhammad wa alaa aali muhammad, kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Baca Juga: Ini Makanan dan Minuman Penghuni Neraka Disebutkan dalam Al-Qur'an

Artinya: "Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Maha Agung."

12. Membaca salam pertama

Salam pertama merupakan rukun shalat. Salam pertama ini menandai bahwa serangkaian ibadah shalat telah berakhir. Ucapan salam yang paling pendek, namun memenuhi rukun shalat adalah dengan mengucapkan ‘Assalaamu’alaikum’. Adapun ucapan salam yang sempurna adalah ucapan "Assalaamu’alaikum’ warahmatullah".

13. Tertib

Tertib adalah rukun shalat, yang artinya semua gerakan dan bacaan tersebut harus dilakukan secara urut. (C)

Penulis: Adinda Septia Putri

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga