KENDARI, TELISIK.ID - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Mochammad Afifudin, menyebut Sulawesi Tenggara sebagai salah satu daerah yang sering terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam setiap gelaran pemilu.
Hal ini disampaikan Afifudin saat memimpin apel gabungan kesiapan Pilkada 2024, yang melibatkan KPU kabupaten/kota dan penyelenggara badan ad hoc se-Sulawesi Tenggara.
Namun, Afifudin menegaskan bahwa kerjasama antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, serta TNI-Polri sangat diperlukan untuk memitigasi pelanggaran selama Pilkada.
Baca Juga: KPU Sultra Siapkan Distribusi Logistik untuk 403 TPS di Wilayah 3T
Dengan demikian, pemilu dapat berlangsung secara jujur dan adil, serta menghasilkan pemimpin yang dapat mensejahterakan masyarakat dan memajukan Sulawesi Tenggara.
