MANGGARAI, TELISIK.ID - Pihak Polres Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya menghentikan proses penyelidikan kasus penahanan 5 ton minyak tanah di Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai yang terjadi awal Desember lalu.

“Untuk sementara kasus tersebut kami hentikan penyelidikannya dan barang bukti akan dikembalikan kepada pemiliknya,” ungkap Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marten, Rabu (21/12/2022).

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan dari berbagai pihak yang dimintai klarifikasi dan barang bukti berupa dokumen perizinan, bahwa kasus tersebut tidak ada unsur tindak pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak ada tindak pidana sesuai dengan ketentuan pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi, dan/atau paragraf 5, angka 10, pasal 55 UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja,” kata AKBP Yoce.

Dia tambahkan, berdasarkan unsur pasal yang ada tersebut dengan fakta hukum yang ditemukan, tidak ditemukan tindak pidana.