adplus-dvertising

Polri Siapkan 152 Personil untuk Dikirim ke Afrika Tengah, Ada Apa?

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Kamis, 19 Agustus 2021
2254 dilihat
Polri Siapkan 152 Personil untuk Dikirim ke Afrika Tengah, Ada Apa?
Personil Satgas FPU 3 MINUSCA Garuda Bhayangkara Polri saat melakukan latihan uji skill berkendara di Pusdiklat Lantas Polri, Serpong, Tangerang Selatan. Foto: Repro Humas Mabes Polri.

" Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mempersiapkan pasukan Garuda Polri, dalam misi perdamaian International yang akan dikirim ke Afrika Tengah. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mempersiapkan pasukan Garuda Polri, dalam misi perdamaian International yang akan dikirim ke Afrika Tengah.

Sebanyak 152 personil Satuan Tugas (Satgas) Formed Police Units (FPU) 3 MINUSCA Garuda Bhayangkara Polri ini, merupakan pilihan terbaik dari seluruh jajaran kepolisian se-Indonesia.

Kasatgas FPU 3 MINUSCA AKBP Raymond Marcellino Masengi mengatakan, pasukan tersebut akan mengemban tugas melaksanakan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menjaga ketertiban dunia.


“Persiapan kami adalah mempersiapkan segala sesuatu sesuai dengan tugas yang kita laksanakan di sana (Afrika Tengah)," tegas Raymond Marcellino di Pusdiklat Lantas Polri, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (19/8/2021).

“Sejak awal, pelatihan terus berjalan dengan sangat baik dan disiplin. Terutama disiplin dalam protokol kesehatan demi menjaga kesehatan bersama untuk misi perdamaian ini. Dan kemampuan mereka sudah sangat baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, tambah Raymond, intensitas yang dihadapi di sana lebih kompleks sehingga para anggota dibekali dengan berbagai macam tehnik kemampuan.

Selain itu, anggota FPU 3 MINUSCA harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan Prancis dengan baik, juga dilatih dan dididik untuk memiliki kemampuan dalam hal komunikasi elektronik, mekanik, kedokteran, penanggulangan huru hara.

“Prinsipnya kami sudah siap. Semua perlengkapan, kemampuan perorangan sudah dimiliki," ujar Raymond.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Massal di Wilayah Aglomerasi, Ini Kata Kapolri

Baca juga: DPR Bahas RUU APBN 2022, Penanganan COVID-19 Masih Prioritas

Ia mengatakan, meski menjalani pelatihan dan pengujian di masa pandemi COVID-19 ini, seluruh anggota terpilih melaksanakannya sangat baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Diketahui, usai berlatih 6 bulan lebih, dua utusan PBB yakni Kolonel Dridi Aymen dari Tunisia dan Letnan Satu Top Penda dari Senegal, melaksanakan ujian kepada 152 Pasukan Garuda Polri di Pusdiklat Lantas Serpong.

FPU 3 Garuda Polri diuji dalam hal mengemudikan kendaraan kecil hingga besar.

Bripda Lestari sebagai Liaison Officer (LO) yang mendampingi dua penguji utusan PBB di pusat pelatihan drive Garuda Polri mengatakan, dalam arahan Dridi dan Penda, 29 peserta dari 152 Tim Garuda Polri ini diuji dalam empat bagian mengendarai kendaraan (Mobil) kecil dan besar.

“Kemudi di sana (Afrika Tengah) ada di sebelah kiri. Berbeda dengan di sini (Indonesia) sebelah kanan. Jadi mereka (Garuda Polri) harus terbiasa mengendarai dengan baik," jelas Lestari.

“Pertama ujian parkir dengan mampu membaca atau melihat pelat kendaran berjarak 20 meter. Ujian parkir parallel dengan baik, posisi harus di tengah dan pintu saat dibuka tak mengenai kendaraan lain di sampingnya. Tadi diberi waktu oleh penguji 5 menit," sambungnya.

Untuk ujian kedua berkendara yakni, menjalani mobil seperti lalu lintas dengan memperhatikan setiap rambu, mulai dari lampu merah, berbelok, mengerem, dan berhenti serta lainnya yang bersifat umum namun penting untuk diketahui.

Kemudian yang ketiga, para peserta juga diminta untuk mengendari kendaraan secara zig zag baik dengan mobil kecil dan besar. Lalu yang ke empat, peserta diwajibkan mampu mengendarai seluruh jenis kendaraan.  

“Ujian ini (Mengemudi) sangat menentukan langkah selanjutnya untuk peserta,” ucapnya. (C)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga