Prof Ida Usman Optimis Yakinkan Mendiktisaintek Usai Raih Suara Terbanyak Calon Rektor UHO Kendari
Laode Muh. Faisal, telisik indonesia
Jumat, 10 Juli 2026
0 dilihat
Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si, peraih suara terbanyak dari 3 calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode 2026-2030. Foto: Laode Muh. Faisal/Telisik
" Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si berhasil meraih suara terbanyak dalam Penyaringan 3 Besar Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Periode 2026-2030 "

KENDARI, TELISIK.ID - Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si berhasil meraih suara terbanyak dalam Penyaringan 3 Besar Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Periode 2026-2030.
Dalam Rapat Senat Tertutup Penyaringan 3 Besar Calon Rektor yang digelar di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat UHO, Jumat (10/7/2026), Prof. Ida unggul dengan perolehan 15 suara senat, disusul Prof. Takdir Saili 11 suara dan Dr. Herman 10 suara.
Prof. Ida mengatakan, selanjutnya ia akan fokus mempersiapkan diri untuk tahap selanjutnya, yakni memperebutkan 35 persen suara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) untuk memenangkan kursi Rektor UHO periode 2026-2030.
"Pak Menteri nanti akan menilai visi misi dari tiga calon, siapa yang betul-betul mendedikasikan diri untuk membangun UHO ke depannya," ujar Prof. Ida.
Bertarung dalam kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) tahun ini, Prof. Ida mengusung visi "Mewujudkan UHO sebagai Socio-Techno University Unggul, Inovatif, dan Berdaya Saing Global yang Menjadi Penggerak Pengembangan Wilayah Pesisir, Kelautan, dan Perdesaan".
Baca Juga: Kejati Sultra Ungkap Alasan Penggeledahan di Rumah Makan Surya Kendari
Untuk mewujudkan visinya, ia telah merumuskan 7 misi utama, yaitu sebagai berikut:
1. Pendidikan Unggul Berbasis Socio-Techno
Menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis socio-techno yang unggul untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.
2. Riset Inovatif dan Berdampak
Mengembangkan penelitian inovatif dan aplikatif yang berkontribusi pada penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengelolaan wilayah pesisir, kelautan, dan perdesaan secara berkelanjutan.
3. Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Solusi
Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata melalui penerapan hasil riset dan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan perdesaan.
4. Kemitraan Strategis Multilevel
Membangun kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan di tingkat lokal, nasional, dan internasional dalam rangka memperkuat peran universitas dalam pembangunan wilayah.
5. Pelestarian dan Integrasi Kearifan Lokal
Mengembangkan dan melestarikan budaya serta kearifan lokal Sulawesi Tenggara melalui kegiatan tridharma untuk mendukung pembangunan wilayah pesisir, kelautan, dan perdesaan yang berkelanjutan.
6. Tata Kelola Profesional dan Inovatif
Mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan inovatif untuk mendukung kinerja institusi yang unggul dan berkelanjutan.
Baca Juga: Selidiki Dugaan Korupsi Anggaran Makan Minum Pemprov Sultra, Kejati Geledah Rumah Eks Sekda Asrun Lio
7. Lingkungan Akademik Berintegritas dan Inklusif
Menjamin lingkungan kampus yang inklusif dan menjunjung tinggi etika akademik sebagai fondasi utama dalam melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas.
Melalui visi misi serta program kerja yang diusungnya, Prof. Ida optimis bisa meyakinkan Mendiktisaintek dan memperoleh 35 persen suara Menteri untuk memenangkan kursi Rektor UHO periode 2026-2030.
"Tahap kedua ini kan ada suara menteri 35 persen, insha Allah kita akan mempersiapkan diri," pungkasnya.
Diinformasikan, hasil Rapat Senat Tertutup telah resmi menetapkan tiga calon Rektor UHO periode 2026-2030. Mereka adalah Dr. Herman, S.H., LL.M, Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si, dan Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si.
Sesuai jadwal tahapan, hasil penyaringan 3 besar calon rektor terpilih akan disampaikan kepada Mendiktisaintek beserta dokumen kelengkapannya. Sementara, Rapat Senat Tertutup Pemilihan Calon Rektor dijadwalkan digelar pada 10 Agustus 2026. (C)
Penulis: Laode Muh. Faisal
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS