PT Vale Edukasi Siswa SMA Praktik Green Mining Lewat Nursery Tanggetada di Kolaka

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 10 Juli 2026
0 dilihat
PT Vale Edukasi Siswa SMA Praktik Green Mining Lewat Nursery Tanggetada di Kolaka
PT Vale Indonesia mengajak siswa SMA Negeri 1 Pomalaa belajar praktik green mining melalui Nursery Tanggetada. Foto: Ist.

" PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, menggelar kegiatan edukasi lingkungan dengan mengajak puluhan siswa SMA Negeri 1 Pomalaa "

KOLAKA, TELISIK.ID - PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, menggelar kegiatan edukasi lingkungan dengan mengajak puluhan siswa SMA Negeri 1 Pomalaa mengunjungi Pusat Persemaian (Nursery) Tanggetada di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu bertujuan memperkenalkan praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus mengenalkan keanekaragaman hayati kepada generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa didampingi tim Environmental (Enviro) PT Vale Indonesia untuk melihat secara langsung proses pembibitan tanaman.

Mereka diperkenalkan pada tahapan persemaian, mulai dari penyemaian awal, teknik pengembangbiakan melalui metode stek, pemindahan bibit ke polybag, hingga tanaman yang telah siap ditanam pada area reklamasi maupun penghijauan.

Sebagai bagian dari kegiatan edukasi, para siswa bersama guru juga mengikuti aksi penanaman pohon di kawasan Nursery Tanggetada. Kegiatan itu diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya rehabilitasi lahan dan pelestarian lingkungan.

Baca Juga: Wujudkan Desa Sejahtera, PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Penerapan PHBS di Desa Pesouha

Senior Permit & Compliances Analyst PT Vale Indonesia, Emyliana Manurun mengatakan, Nursery Tanggetada menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung upaya penghijauan.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi generasi muda bahwa perusahaan tambang memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam melalui praktik green mining company," ujar Emyliana, dalam keterangan tertulis yang diterima telisik.id, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, kegiatan pertambangan tidak selalu identik dengan kerusakan lingkungan. PT Vale, kata dia, terus menjalankan berbagai upaya pemulihan melalui pengelolaan persemaian berkapasitas besar.

"Pertambangan tidak selalu merusak, melainkan sebaliknya, kami aktif memelihara lingkungan lewat pembibitan berkapasitas besar ini," katanya.

Emyliana menjelaskan bibit yang diproduksi di Nursery Tanggetada tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan penghijauan di area operasional perusahaan, tetapi juga untuk masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Fasilitas ini nantinya akan memenuhi kebutuhan penghijauan di area internal PT Vale, masyarakat, maupun stakeholder terkait," ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para siswa. Mereka memanfaatkan masa libur sekolah untuk mengikuti kegiatan yang memberikan pengetahuan baru mengenai pembibitan tanaman sekaligus pengelolaan lingkungan di kawasan pertambangan.

Ketua OSIS SMA Negeri 1 Pomalaa, Davi Qhirand Best Ferdi, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti kunjungan edukatif tersebut.

Menurutnya, proses pembibitan tanaman yang diperlihatkan secara langsung memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya penghijauan.

"Hari ini sangat seru bagi kami. Kami bisa belajar banyak hal baru, mulai dari proses stek di cup kecil hingga tanaman siap tumbuh dewasa," ungkap Davi.

Baca Juga: PT Vale Dorong Desa Puubenua Kolaka Bebas Ancaman DBD

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

"Harapan kami ke depan, PT Vale Indonesia terus memberikan dampak terbaik dan konsisten menghidupkan kembali hutan-hutan Indonesia yang mulai terbuka melalui penanaman bibit baru," katanya.

"Bagaimanapun, Indonesia adalah bagian penting dari paru-paru dunia," tutupnya. (D-Adv)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga