PT Riota Jaya Lestari Diduga Serobot Belasan Hektare Lahan Warga Kolaka Utara

Muh. Risal H, telisik indonesia
Kamis, 27 Juli 2023
0 dilihat
PT Riota Jaya Lestari Diduga Serobot Belasan Hektare Lahan Warga Kolaka Utara
Dugaan aksi penyerobotan lahan warga yang dilakukan PT Riota Jaya Lestari di Kolaka Utara. Foto: tangkap layar video

" Perusahaan tambang, PT Riota Jaya Lestari (RJL) dituding menyerobot belasan hektare lahan milik masyarakat di Desa Totallang, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Perusahaan tambang, PT Riota Jaya Lestari (RJL) dituding menyerobot belasan hektare lahan milik masyarakat di Desa Totallang, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara.

Salah satu pemilik lahan yang melakukan aksi di lokasi, Andi Julkifli Rahmat lappa, warga Desa Woise, Kecamatan Lambai mengungkapkan, lahannya seluas 12 hektare diduga telah diserobot PT RJL.

"Kami sudah dijanji berulang kali akan diberi diganti rugi, namun tidak kunjung direalisasikan," terangnya, Kamis (27/7/2023).

Bahkan sudah hampir satu tahun dirinya dijanji ganti rugi oleh pihak perusahaan. Namun, hingga kini lahan mereka yang telah dikeruk belum juga diganti rugi.

Baca Juga: 122 Jemaah Haji Tiba di Kabupaten Kolaka Utara

"Makanya kami terus menuntut hak kami karena dikatakan telah dibebaskan, tetapi tidak sampai kepada kami," ujarnya.

Kata dia, karena ganti rugi tidak kunjung diterima, maka dirinya melapor ke Polres Kolaka Utara. Namun, belum ada tindak lanjut.

"Sebagian lahan kami belum dikelola dan beberapa petakan berisi tanaman cengkeh sudah berbuah. Pihak perusahaan sebelumnya juga telah melakukan pengukuran hingga disepakati menejemen PT RJL," imbuhnya.

Ironisnya, saat pemilik lahan melakukan aksi protes di lokasi, pihak perusahaan disebut malah mengerahkan sejumlah preman yang dibekali senjata tajam jenis parang untuk menghalau warga.

"Palang yang kami pasang dibongkar. Ada sekitar tiga atau empat preman di lokasi dan di antaranya cabut parang. Ada videonya," tukasnya.

Baca Juga: Kejari Bidik Tersangka Lain pada Kasus Dugaan Korupsi Bandara dan Pembangunan TPS di Kolaka Utara

Sementara itu, Humas PT RJL, Muhammad Awaluddin membantah, jika perusahannya mengerahkan oknum preman bersenjata tajam untuk menghadang warga yang melakukan protes.

"Tidak benar kami kerahkan preman. Yang ada mereka itu karyawan perusahaan kami. Justru, warga tersebut yang bertindak premanisme dalam melakukan aksi di kawasan kami," tegasnya.

Ia juga membantah, jika pihak perusahaan melakukan penyerobotan lahan warga. Kawasan yang mereka garap menurutnya telah dibebaskan seluruhnya lengkap dengan bukti tiga kepemilikan sertifikat pemilik sebelumnya.

"Itu tidak benar. Jika merasa diserobot silahkan mengadu ke kantor polisi dengan bukti-bukti yang dimiliki. Kami juga menghargai proses hukum yang berjalan," tantangannya. (B)

Penulis: Muh Risal H

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga