Puluhan Baliho Bakal Calon Bupati Muna Barat La Ode Darwin Dirusak

Rasmin Jaya, telisik indonesia
Jumat, 28 April 2023
0 dilihat
Puluhan Baliho Bakal Calon Bupati Muna Barat La Ode Darwin Dirusak
Sejumlah baliho bakal calon Bupati Muna Barat, La Ode Darwin dirusak. Titik paling banyak baliho yang dirusak ada di wilayah Tiworo Raya. Foto: Ist.

" Puluhan baliho bakal calon Bupati Muna Barat, Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin dirusak oleh orang tak dikenal (OTK). Titik paling banyak baliho yang dirusak ada di wilayah Tiworo Raya "

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Puluhan baliho bakal calon Bupati Muna Barat, Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin dirusak oleh orang tak dikenal (OTK). Titik paling banyak baliho yang dirusak ada di wilayah Tiworo Raya.

Namun tidak diketahui dengan jelas siapa dalang yang merusak segala peraga dalam persiapan momentum pilkada 2024 ke depan.

Menyikapi perusakan balehonya itu, La Ode Darwin mengatakan baliho yang dirusak akan diganti dengan yang baru.

Atas kejadian itu kata Darwin, semakin banyak simpatisan yang menelepon dirinya agar memperbanyak jumlah baliho, dan meminta pemasangannya ditempatkan di rumah-rumah warga sendiri agar lebih aman dan terjaga.

Baca Juga: Polsek Tikep Muna Barat Taklukkan DPO Polresta Kendari

Darwin menilai, pada prinsipnya perusakan baliho tersebut adalah upaya yang sia-sia, sebab secara politik akan menguatkan posisinya.

"Simpatisan yang tadinya masih ingin bersembunyi kan justru tertantang untuk menunjukan dukungannya kepada saya secara terang-terangan. saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang mengotori perusakan baliho saya itu," ujarnya, Jumat (28/4/2023).

Atas kejadian tersebut, ia meminta kepada seluruh tim dan simpatisan agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan yang telah terorganisir.

Sebab sejatinya kondusifitas Muna Barat harus tetap terjaga dari segala polarisasi dan konflik apapun sebelum masuk pada tahapan KPU.

"Kehadiran saya dalam kontestasi Pilkada Muna Barat semoga dapat membawa keteduhan serta iklim politik baru di kampung halaman, sehingga saya meminta kepada seluruh tim dan simpatisan untuk menyikapi masalah ini dengan tenang dan kepala dingin," tegasnya.

Darwin juga menduga perusakan baliho itu adalah tindakan yang terorganisir. Menurutnya, di balik peristiwa itu ada aktor intelektual yang terganggu dengan gerakan politik yang dilakukan selama ini.

"Saya menduga ada aktor di balik kejadian ini yang merasa terganggu dengan gerakan politik saya yang semakin hari semakin mendapatkan dukungan yang masif dari masyarakat yang merata di tiga wilayah besar yakni Kusambi Raya, Lawa Raya dan Tiworo Raya," tuturnya.

Seharusnya di tengah keberagaman dan perbedaan pandangan politik dapat memberikan nuansa dan kedewasaan yang baik, khususnya dalam menciptakan pendidikan politik yang menyejukan kepada masyarakat untuk mewujudkan demokrasi yang beradab.

Salah satu tokoh pemuda Desa Maperaha, Asdir sangat menyayangkan tindakan oknum tersebut padahal tahapan pemilu belum dimulai, tetapi suhunya sudah mulai panas.

"Harusnya kan dengan perbedaan sikap politik bisa memberikan nuansa baru di tengah masyarakat, jangan lagi kita jadikan sebagai upaya untuk memecah belah rasa persaudaraan kita semua," bebernya.

Dalam momentum menuju tahapan pemilu serentak diharapkan bisa saling memberikan pendidikan dan edukasi politik yang masif, terstruktur dan terorganisir di tengah masyarakat, untuk menciptakan pemilu yang berkualitas dan damai.

"Untuk melihat pemilu yang berkualitas dan bermartabat kan bisa dilihat dengan antusias dan partisipasi masyarakat dalam mengisi pesta demokrasi ini dengan gagap gempita," katanya.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk jangan terpengaruh dengan isu-isu hoaks yang memojokan satu pihak apa lagi sampai isu itu ditelan mentah-mentah.

Sementara mahasiswa Muna Barat, Fendi mengharapkan agar seluruh bakal calon kepala daerah Muna Barat hadir dengan gagasan jangka panjang dan program yang membangun untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Pj Bupati Muna Barat dan Buton Tengah Fokus Tuntakan Pembangunan Perkantoran

"Kami ini kan mahasiswa sebagai pemilih yang rasional ingin melihat program dan visi misi yang bisa membangun daerah, bukan hanya punya niat ingin menduduki kekuasaan," katanya

Apa lagi tahapan pemilihan kepala daerah masih sangat jauh, harusnya para bakal calon lebih memasifkan lagi kerja-kerja konsolidasi dan demi menarik simpati masyarakat bukan malah menciptakan situasi politik yang mencekam.

"Ini kan bisa menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat jika menggunakan cara-cara yang tidak etis, merusak baliho dan lainnya," ujarnya.

Harapannya tetap menjaga konduktivitas dan ketertiban demi menjemput pesta demokrasi yang berkualitas dan damai. (A)

Penulis: Rasmin Jaya

Editor: Kardin 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga