Punah 400 Tahun Lalu, Moyang Sapi Auroch Bakal Dihidupkan Kembali
Merdiyanto , telisik indonesia
Minggu, 03 Mei 2026
0 dilihat
Nenek moyang sapi Auroch akan dihidupkan kembali melalui program back-breeding. Foto: Repro Wikipedia
" Hewan liar raksasa yang pernah mendominasi hutan dan padang rumput Eropa selama ribuan tahun, akhirnya berpeluang kembali ke alam liar "

JAKARTA, TELISIK.ID - Hewan liar raksasa yang pernah mendominasi hutan dan padang rumput Eropa selama ribuan tahun, akhirnya berpeluang kembali ke alam liar.
Auroch (Bos primigenius), moyang dari semua sapi domestik modern yang punah pada tahun 1627, sedang diupayakan “dihidupkan kembali” melalui program pemuliaan selektif yang dikenal sebagai back-breeding.
Auroch terakhir tercatat mati di Polandia pada 1627, setelah berabad-abad perburuan intensif dan hilangnya habitat.
Hewan ini dikenal sangat besar, dengan tinggi pundak mencapai 1,8 meter, tanduk panjang melengkung ke depan, serta tubuh atletis yang mampu bertahan di alam liar, dilansir dari miamiherald.com, Sabtu (2/5/2026).
Proyek Tauros: Mendekatkan Kembali ke Asal
Saat ini, upaya paling maju datang dari Tauros Programme yang digagas oleh Taurus Foundation di Belanda dan didukung Rewilding Europe.
Baca Juga: Hujan Meteor Lyrids 2026 Bakal Guyur Langit Indonesia, Bisa Lihat 10-20 Bintang Jatuh per Jam
Program ini tidak menggunakan teknologi pengeditan gen seperti de-extinction ala Jurassic Park, melainkan memilih dan menyilangkan berbagai ras sapi purba yang masih menyimpan ciri genetik auroch.
Ciri-ciri yang ditargetkan antara lain:
- Tubuh besar dan atletis
- Tanduk panjang melengkung ke depan
- Bulu hitam pekat pada jantan dan cokelat kemerahan pada betina
- Perilaku liar yang mandiri serta mampu mempertahankan diri dari predator
Hingga kini, ribuan ekor Tauros telah tersebar di beberapa negara Eropa seperti Belanda, Spanyol, Portugal, Kroasia, Republik Ceko, dan Romania. Pada 2025, kawanan pertama dilepasliarkan di Denmark.
Rencana Besar 2026 di Skotlandia
Salah satu proyek paling menarik adalah rencana Trees for Life yang akan mendatangkan kawanan hingga 15 ekor Tauros ke Highlands Skotlandia pada tahun 2026.
Kawanan ini akan ditempatkan di lahan seluas 4.000 hektare di Dundreggan estate dekat Loch Ness, dilansir dari treesforlife, Sabtu (2/5/20026).
Menurut Steve Micklewright, Chief Executive Trees for Life, kehadiran hewan ini akan mengisi kembali niche ekologis kosong yang ditinggalkan auroch.
Baca Juga: Fenomena Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bakal Hiasi Langit Indonesia, Ini Jadwal dan Cara Lihatnya
Mereka diharapkan membantu mengendalikan vegetasi, meningkatkan biodiversitas, dan mendukung siklus alami termasuk interaksi dengan predator seperti serigala.
Manfaat Ekologis
Para ahli rewilding meyakini bahwa herbivora besar seperti Tauros sangat penting untuk menjaga lanskap terbuka, mencegah semak belukar mendominasi, serta menciptakan habitat beragam bagi burung, serangga, dan mamalia kecil.
Meski bukan auroch murni secara genetik, Tauros dianggap paling mendekati fungsi ekologis leluhurnya. Proyek ini juga membuka peluang wisata alam dan pendidikan bagi masyarakat setempat. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS