Rakyat Tak Perlu Lagi Berurusan dengan Rentenir, Prabowo Janji Pinjaman Lunak dalam Waktu Dekat

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 01 September 2026
0 dilihat
Rakyat Tak Perlu Lagi Berurusan dengan Rentenir, Prabowo Janji Pinjaman Lunak dalam Waktu Dekat
Prabowo menggagas pinjaman lunak bagi rakyat agar ketergantungan terhadap rentenir dapat dikurangi secara bertahap. Foto: Instagram@prabowo

" Presiden Prabowo Subianto menggagas pinjaman lunak bagi masyarakat "

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Prabowo Subianto menggagas pinjaman lunak bagi masyarakat sebagai upaya mengurangi ketergantungan warga terhadap rentenir dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Gagasan program pinjaman lunak tersebut disampaikan Prabowo saat menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, Senin 31 Agustus 2026.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan negara akan hadir di tengah masyarakat dengan memastikan rakyat memiliki penghasilan yang layak serta akses pembiayaan yang tidak memberatkan.

Menurut Prabowo, pemerintah ingin masyarakat memperoleh pinjaman dengan bunga ringan yang bersumber dari kekuatan ekonomi Indonesia sendiri.

"Kita akan yakinkan bahwa nanti negara hadir, negara akan hadir di tengah-tengah rakyat, sehingga rakyat kalau perlu dia bisa dapat pinjaman lunak dari kekuatan kita sendiri," kata Prabowo, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (1/9/2026).

Ia mengatakan penyediaan pinjaman lunak diharapkan dapat membantu masyarakat menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.

Baca Juga: Komdigi Larang Operator Hapus Kuota Internet Masih Banyak, Berikut Aturan Barunya

Akses pembiayaan dengan beban yang lebih ringan juga diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman dari rentenir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Prabowo menegaskan, pemerintah ingin masyarakat dapat menjalani kehidupan yang layak dengan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar.

"Kita hanya ingin rakyat kita hidup dengan layak, hidup dengan baik, bisa makan dengan baik, punya rumah yang layak, punya penghasilan tiap bulan yang layak, yang cukup," ujar Prabowo.

Presiden mengatakan pemerintah akan berupaya memastikan masyarakat mempunyai penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan, tempat tinggal, dan kebutuhan dasar lainnya.

"Sehingga tidak perlu pinjam uang dari rentenir-rentenir," jelasnya.

Prabowo kemudian kembali menyampaikan rencana pemerintah menyediakan pinjaman lunak yang bersumber dari kekuatan ekonomi dalam negeri.

Menurutnya, masyarakat nantinya tidak perlu bergantung kepada tengkulak atau pihak lain apabila membutuhkan pembiayaan.

"Negara akan hadir di tengah-tengah rakyat, sehingga rakyat kalau perlu dia dapat pinjaman lunak dari kekuatan kita sendiri. Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapa pun. Ini strategi kita dan ini akan kita wujudkan dalam waktu dekat," tegasnya.

Prabowo menjelaskan, kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.

Ia mengatakan telah melakukan perhitungan secara rinci terhadap kebijakan yang akan dijalankan pemerintah.

Baca Juga: Kemenag Buka Inpassing Jabatan Pengawas JPH 2026, Berikut Syarat untuk Peluang Baru PNS

Perhitungan tersebut, kata Prabowo, menjadi dasar keyakinannya bahwa pemerintah mampu mengangkat jutaan masyarakat Indonesia keluar dari kemiskinan.

"Saya sudah menghitung dengan cermat sampai ke rupiah-rupiahnya, saya sudah hitung dan saya yakin dan percaya kita akan berhasil," kata Prabowo.

Prabowo juga menyebut pemerintah telah membuktikan sejumlah langkah selama dua tahun pertama pemerintahannya.

"Kita akan mengangkat jutaan rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan. Dan kita sudah buktikan dalam 2 tahun pertama kita," pungkas Prabowo. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

Baca Juga