MADAGASKAR, TELISIK.ID - Tradisi di berbagai negara memiliki keunikan yang seringkali berbeda dari kebiasaan masyarakat pada umumnya. Salah satunya adalah ritual menari bersama mayat di Madagaskar.

Salah satu tradisi unik yang dilakukan orang Madagaskar adalah penguburan kembali jasad orang yang telah meninggal. Tujuh tahun setelah pemakaman awal, keluarga membongkar kembali makam tersebut, mengganti pakaian jenazah dengan yang baru, dan kemudian menari bersama.

Lantas, bagaimana cerita dan fakta tradisi Famadihana di Madagaskar ini?

Melansir Nationalgeographic.co.id, warga suku Merina di Madagaskar sangat menghargai leluhur mereka. Keterikatan mereka dengan leluhur atau anggota keluarga yang sudah meninggal tidak berakhir di pemakaman.

Suku Merina memiliki ritual unik dan sakral yang disebut Famidihana, atau 'pembalikan tulang', yang dilakukan oleh beberapa kelompok etnis di Madagaskar. Orang Malagasi meyakini bahwa nenek moyang mereka berperan sebagai perantara antara manusia dan Tuhan serta memiliki kekuatan untuk turun tangan dalam peristiwa di dunia ini.