adplus-dvertising

Rocky Gerung: Ari Kuncoro Harus Mundur Jadi Rektor UI, Dia Bodoh dan Nggak Bermutu

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Jumat, 23 Juli 2021
3282 dilihat
Rocky Gerung: Ari Kuncoro Harus Mundur  Jadi Rektor UI, Dia Bodoh dan Nggak Bermutu
Akademisi dan Pengamat Politik, Rocky Gerung. Foto: Repro Instagram

" Mantan dosen Ilmu Filsafat Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung tak puas dengan mundurnya Profesor Ari Kuncoro sebagai Wakil Ketua Komisaris BRI. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Mantan dosen Ilmu Filsafat Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung tak puas dengan mundurnya Profesor Ari Kuncoro sebagai Wakil Ketua Komisaris BRI.

Ari diketahui memilih mengundurkan diri dari BRI ketimbang meninggalkan jabatannya sebagai Rektor UI.

Dalam logika Rocky, Ari Kuncoro telah mencoreng nama baik UI karena mempunyai posisi rangkap jabatan dan melanggar Statuta UI.


Untuk itu, seharusnya Ari mundur sebagai Rektor UI. Meski akhirnya Statuta UI itu diubah, akan tetapi bagi Rocky, secara etik Ari telah membuat malu nama baik kampus yang terletak di Depok tersebut.

"Harusnya dia mundur sebagai Rektor, karena kan dia mencemarkan nama UI, bukan dengan BRI. Emang itu Rektor gak ada mutunya, ini kedunguan diselesaikan dengan kebodohan, kalau dia paham, kesalahannya kan karena dia Rektor UI yang rangkap jabatan," kata Rocky.

Tak hanya itu, Rocky juga menyalahkan Majelis Wali Amanat UI yang tak melakukan langkah tegas atas posisi dua jabatan yang dimiliki Profesor Ari.

Baca juga: Rektor UI Mundur Trending Twitter: Perjuangan Netizen Tidak Sia-Sia

Baca juga: Kabar Baik, Angka Kasus Positif Nasional Turun 40 Persen dan Kesembuhan 70 Persen

"Harusnya yang mecat dia MWA UI. Tapi ini kan MWA-nya teman-temannya semua. MWA ini punya kepentingan nantinya kan bisa dapat akses dapat profesor lah, proyek, CSR lah, minta perusahaan ini lah," pungkasnya.

"Bau busuk itu adanya di rektor, bukan di komisaris," jelasnya, dikutip dari wartaekonomi, Jumat (23/7/2021).

Sementara itu dilansir dari Sindonews.com, Ketua Asosiasi Ilmuan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha), Azmi Syahputra mengatakan, semestinya sejak awal Ari Kuncoro memutuskan tidak mengambil tawaran rangkap jabatan. Sebab, ia harus menjaga marwah akademik, terlebih posisi dia sebagai pimpinan perguruan tinggi.

"Jangan berkelit dengan berbagai dalih yang sebenarnya tidak relevan demi menjaga integritas, peka pada tanggung jawab, gentleman dong kalau mimpin perguruan tinggi itu harus jadi contoh dalam penegakan hukum dan kode etik," katanya.

Untuk itu, lanjut Azmi, langkah mundurnya Ari ini dinilai sangat telat. Ia lantas menyarankan Ari untuk mundur dari jabatannya sebagai Rektor UI.

"Sebagai konsekuensi tanggung jawab, karena begitu terlihat oleh publik sikap pimpinan UI telah merubuhkan etika, tidak mampu memperlihatkan kualitas," tuturnya.

Sementara itu, Azmi juga mengingatkan kepada pemerintah agar lebih teliti dan hati-hati dalam mengubah sebuah aturan atau statuta. Sebab aturan tidak dapat dibuat dengan asal-asalan, yang nantinya akan menimbulkan kekacauan di publik saat dijalankan. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga