RS Jantung Pembuluh Darah dan Ota Oputa Yi Koo Perkuat Layanan BPJS dan SDM di 2026

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Rabu, 01 April 2026
0 dilihat
RS Jantung Pembuluh Darah dan Ota Oputa Yi Koo Perkuat Layanan BPJS dan SDM di 2026
Direktur RS Jantung Oputa Yi Koo, dr. Agus Purwo Hidayat. Foto: Ana Pratiwi/Telisik

" Rumah Sakit Jantung Pembuluh Darah dan Otak Oputa Yi Koo Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat layanan kesehatan pada 2026 "

KENDARI, TELISIK.ID - Rumah Sakit Jantung Pembuluh Darah dan Otak Oputa Yi Koo Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat layanan kesehatan pada 2026 melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta optimalisasi kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Direktur RS Jantung Oputa Yi Koo, dr. Agus Purwo Hidayat mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih luas dan mudah diakses masyarakat.

“Untuk akselerasi tahun 2026, kami fokus pada peningkatan pelayanan masyarakat, khususnya yang bekerja sama dengan BPJS,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Selain mempertahankan layanan unggulan di bidang jantung, pembuluh darah, dan otak, rumah sakit juga memperkuat layanan dasar, meliputi kesehatan ibu dan anak, penyakit dalam, bedah, serta kebidanan.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang semakin beragam, sekaligus mendukung program kesehatan daerah.

Baca Juga: Mulai 1 Desember RS Jantung Oputa Yi Koo Resmi Layani Pasien BPJS: Gubernur Sultra Ingatkan Perluasan Akses Layanan

Masyarakat Sulawesi Tenggara juga dapat memanfaatkan layanan di RS Oputa Yi Koo melalui BPJS maupun program jaminan kesehatan daerah hanya dengan menggunakan KTP. Rumah sakit pun terus mendorong pemahaman bahwa layanan yang tersedia tidak terbatas pada penyakit jantung, tetapi juga mencakup berbagai layanan medis lainnya.

“Meski belum terdaftar BPJS, masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan melalui program pemerintah daerah,” jelasnya.

Dari sisi SDM, rumah sakit saat ini didukung sekitar 20 dokter spesialis, termasuk spesialis jantung, bedah, dan neurologi. Penguatan kapasitas tenaga medis juga dilakukan melalui program beasiswa pendidikan bagi dokter.

Dalam pengembangan layanan operasi, RS Oputa Yi Koo telah memiliki tenaga spesialis bedah toraks kardiovaskular (BTKV), yang diharapkan dapat memperkuat layanan bedah jantung secara bertahap.

Sejak kerja sama dengan BPJS dimulai pada Desember, tren kunjungan pasien menunjukkan peningkatan. Layanan yang diberikan mencakup rawat jalan, rawat inap, hingga penanganan melalui instalasi gawat darurat.

Rumah sakit juga mulai menerima rujukan pasien dari sejumlah daerah di Sultra, seperti Baubau, Konawe Selatan, dan Konawe, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang tersedia.

Dari sisi fasilitas, RS Oputa Yi Koo telah dilengkapi ruang kateterisasi jantung, CT scan, serta tengah menyiapkan layanan MRI yang ditargetkan segera beroperasi. Pengembangan fasilitas dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan SDM.

Selama menjalankan kerja sama dengan BPJS, pihak rumah sakit mengaku pelayanan berjalan dengan baik tanpa kendala berarti, serta minim keluhan dari masyarakat.

Baca Juga: Pemprov Sultra Defisit Anggaran Rp 777 Miliar, Utang Rp 757 Miliar Termasuk Dana PEN untuk Jalan Toronipa dan RS Jantung

Ke depan, RS Oputa Yi Koo juga menargetkan pengembangan layanan tambahan, seperti kebidanan dan hemodialisis, guna memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.

Meski tergolong sebagai rumah sakit yang relatif baru, manajemen optimistis dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi peningkatan layanan kesehatan di Sulawesi Tenggara.

“Rumah sakit ini merupakan aset masyarakat. Kami berharap dapat terus berkembang dengan dukungan semua pihak, termasuk masukan dari masyarakat,” tutup dr. Agus. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga