Dispar Sultra Usul 4 KSPN Baru, Kendari jadi Pusat Konektifitas

Wa Ode Marfat, telisik indonesia
Senin, 13 Juli 2026
0 dilihat
Dispar Sultra Usul 4 KSPN Baru, Kendari jadi Pusat Konektifitas
Kadispar Sultra, Ridwan Badallah mengusul 4 KSPN baru. Foto: Wa Ode Marfat/Telisik

" Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) usulkan empat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) baru di Sultra "

KENDARI, TELISIK.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) usulkan empat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) baru di Sultra.

Kepala Dispar Sultra, Ridwan Badallah menyebutkan, untuk mendukung perkembangan kepariwisataan di daerah, Pemprov Sultra telah mencanangkan lima poros KPSN di Sultra.

Selain Wakatobi yang telah lebih dulu berstatus KSPN, Pemprov Sultra mengusulkan empat daerah lagi yang saat ini berstatus Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN) menjadi KSPN, yakni Kota Kendari, Kabupaten Muna, Buton, Buton Tengah dan Kolaka.

Ridwan menjelaskan, selama ini desain pariwisata daerah masih terfokus ke Wakatobi. Padahal akses ke Wakatobi dinilai sangat sulit karena belum adanya pusat konektifitas (HUB) penerbangan dan transportasi utama.

“Alasannya selama ini desain pariwisata kita lebih kepada satu Wakatobi. Sementara akses untuk Wakatobi itu sangat sulit karena kita tidak membuka HUB. Jadi saat ini saya sedang mengusulkan untuk bangun poros pariwisata Sulawesi Tenggara, Kendari menjadi HUB,” ujar Ridwan saat ditemui Senin (13/7/2026).

Baca Juga: Dinas Pariwisata Sultra Benahi Fasilitas Wisata Muna, Hotel Prioritas Utama

Ia menjelaskan, agar Kendari bisa berfungsi sebagai HUB, maka status Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN akan diusulkan dipindah ke Kendari. Selama ini KSPN di Sultra hanya ada di Wakatobi.

“Kemudian kendala kita selama ini wisata kita berjalan sendiri-sendiri. Padahal wisata itu harus terkolaborasi. Karena wisatawan datang itu tidak selamanya hanya mau berenang, menyelam, mau diving. Mungkin setelah diving mereka cari tempat hiburan, cari kuliner dan lain-lain. Sehingga harus terintegrasi, maka memudahkan akses bagi wisatawan,” jelasnya.

Dalam usulan tersebut, KSPN akan dibagi berdasarkan daratan agar pengelolaan lebih efektif. Lima poros yang diusulkan yaitu:

1. Poros Kepulauan Muna: Kabupaten Muna, Muna Barat, Buton Tengah, Buton Selatan dan Buton.

2. Poros Daratan Tenggara: Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara dan sebagian Bombana.

3. Poros lainnya menyusul dengan karakteristik biografi yang sama, termasuk kawasan gua.

4. Wakatobi tetap sebagai KSPN tersendiri.

5. Integrasi sagori atau wisata alam, budaya dan kuliner di dalam 5 poros tersebut.

“Biografinya sama, gua. Begitu juga Wakatobi dia KSPN sendiri. Kita akan coba sagorinya dalam 5 poros tersebut,” kata Ridwan.

Ridwan menyebut usulan ini sudah disampaikan ke Kementerian Pariwisata RI. Meski diakui agak terlambat, pihaknya diberi waktu hingga Desember 2025 untuk melengkapi.

“Insya Allah Desember KSPN kita 3, yaitu KSPN Kendari sebagai HUB, KSPN Wakatobi sebagai pariwisata primer, dan KSPN Kepulauan Muna sebagai geo park dunia,” ujarnya.

Baca Juga: Pemprov Sultra Rekrut Lagi Siswa Sekolah Rakyat Setelah Pembangunan Gedung Rampung

Ia menilai Kendari memiliki kelebihan besar untuk menjadi HUB pariwisata. Infrastruktur sudah memadai, pusat bisnis ada, hiburan tersedia, transportasi lancar, kuliner beragam, hingga sektor ESDM juga tumbuh.

“Kelebihan KSPN Kendari sebagai HUB karena Kendari secara infrastruktur oke, bisnis ada di sini, hiburan di sini ada, transportasi lancar, kulineran, ESDM juga ada. Jadi Kendari sebagai HUB pariwisata untuk ke wisata lain itu memudahkan aksesnya,” bebernya.

Dengan konsep 5 poros dan 3 KSPN ini, Dinas Pariwisata Sultra berharap kunjungan wisatawan ke Sultra meningkat dan dampak ekonominya bisa dirasakan merata hingga ke kabupaten/kota. (C)

Penulis: Wa Ode Marfat

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

TAG:
Baca Juga