Sampah Plastik Disulap jadi Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis

Wa Ode Ria Ika Hasana, telisik indonesia
Selasa, 07 Februari 2023
0 dilihat
Sampah Plastik Disulap jadi Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis
Siswa SMPN 10 Kendari melakukan daur ulang sampah plastik menjadi kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Foto: Wa Ode Ria Ika Hasana/Telisik

" Jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, untuk tahun 2022 naik hingga 98.477 ton "

KENDARI, TEKISIK.ID - Jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, untuk tahun 2022 naik hingga 98.477 ton.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, untuk tahun 2021 jumlah sampah mencapai 264 ton per hari. Sedangkan produksi sampah di tahun 2022 mencapai hingga 269,8 ton per hari.

Untuk mengurangi jumlah sampah plastik, siswa SMPN 10 Kendari melakukan proses daur ulang sampah menjadi berbagai macam kerajinan tangan.

Baca Juga: Pentingnya Kenalkan Kearifan Lokal pada Peserta Didik

Pengelolaan sampah menjadi benda bernilai ekonomis siswa dimulai dari pengenalan jenis-jenis sampah yang ada di lingkungan sekola dan sekitar yang di kumpulkan dan diolah.

Kemudian mengumpulkan sampah, mencuci atau membersihkan lalu siswa secara kreatif dan inovatif membuat karya yang dapat bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Kepala SMPN 10 Kendari, Zamli mengatakan, kegiatan daur ulang sampah adalah bagian dari materi gaya hidup berkelanjutan anak-anak diajari bagaimana memanfaatkan barang-barang plastik bekas menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomis.

"Hasil daur ulang dari sampah yang sudah dibuat siswa ini akan dipamerkan dan dipasarkan bila ada pameran-pameran atau kesempatan untuk memasarkan barang-barang hasil karya ini," ujar Zamli, Selasa (7/2/2023).

Selain itu, salah satu orang tua siswa Wa Ode Siti Aminah mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat karena siswa yang sudah tau dan mengerti cara mendaur ulang sampah plastik bisa menerapkan bukan saja di lingkungan sekolah tapi di rumah juga bisa.

Baca Juga: PKL Tolak Tarif Parkir di Bundaran Kantor Gubernur

"Anak saya sekarang bisa membuat bunga untuk pajangan di rumah dari sampah plastik dan itu hasilnya bagus," ujar Aminah.

Kepala Bidang Persampahan DLHK Kota Kendari, Adi Jaya Purnama menghimbau masyarakat untuk lebih memilah sampah, karena sampah yang dihasilkan tidak semua masuk ke tempat pembuangan akhir sampah (TPAS).

"Untuk sampah plastik yang bernilai ekonomi bisa langsung ke pemulung atau pengepul, atau bisa didaur ulang untuk kerajinan," ujarnya. (A)

Penulis: Wa Ode Ria Ika Hasana

Editor: Kardin 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga