Satu Laskar FPI Ditembak dari Belakang Kepala Tembus ke Mata

Rahmat Tunny, telisik indonesia
Rabu, 09 Desember 2020
0 dilihat
Satu Laskar FPI Ditembak dari Belakang Kepala Tembus ke Mata
Ambulance FPI DKI Jakarta saat menjemput jenazah Laskar FPI di RD Polri. Foto: Repro pikiran-rakyat.com

" Satu yang saya lihat itu ada dugaan seperti bekas tembakan jarak dekat dari belakang kepala tembus ke mata kiri. Kemudian dada juga tembus ke belakang, lalu ulu hati tembus ke belakang. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar mengakui melihat langsung salah satu jenazah laskar FPI yang ditembak oleh aparat kepolisian di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada, Senin (7/12/2020) lalu.

Menurut Aziz, korban atas nama Andi Oktiawan mengalami luka tembak beberapa kali secara dekat, yakni dari belakang kepala tembus ke mata kiri, dari dada tembus ke belakang dan dari ulu hati.

"Satu yang saya lihat itu ada dugaan seperti bekas tembakan jarak dekat dari belakang kepala tembus ke mata kiri. Kemudian dada juga tembus ke belakang, lalu ulu hati tembus ke belakang," kata Aziz kepada wartawan, Rabu (9/12/2020).

Lebih lanjut, kuasa hukum Habib Rizieq ini mengungkapkan, Andi Oktiawan ini mendapat tiga tembakan dari polisi sesuai dengan terlihat di tubuh korban.

Baca juga: Kasek SD 10 Kabawo Disekap di Mubar, Dipaksa Mengaku Bagi-Bagi Uang

"Kalau saya nggak salah tiga," ucapnya.

Sementara itu, kata Azis, lima jenazah lainnya tidak sempat dilihat secara langsung. Namun, dari informasi yang didapatkan kelima jenazah tersebut hampir sama dengan yang dialami oleh Andi Oktiawan.

Keenam laskar FPI tersebut terdiri dari atas nama Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), Reza (20) dan Luthfil Hakim (25).

Diketahui, sebelum diantar ke tempat pemakaman, jenazah enam laskar FPI ini sempat diantar ke markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat pada Selasa (8/12/2020) malam, sekira pukul 20:00 WIB. Setelah itu baru jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. (C)

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga