adplus-dvertising

Seorang Ibu di Baubau Pasrah atas Penyakitnya Lantaran Tidak Punya Biaya

Ahmad Sadar, telisik indonesia
Kamis, 18 Februari 2021
3108 dilihat
Seorang Ibu di Baubau Pasrah atas Penyakitnya Lantaran Tidak Punya Biaya
Kurnia, Ibu rumah tangga alami penyakit gangguan saraf dan pengecilan pada otak. Foto: Ist.

" Harus sabar dilakukan pengobatan dan terapi. Hasil pengecekan dokter juga menunjukkan dia mengalami pengecilan otak. "

BAUBAU, TELISIK.ID - Seorang Ibu rumah tangga di Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, yang tak punya biaya pengobatan atas penyakitnya, hanya menjalani proses pengecekan di rumah sakit terdekat.

Setelah dilakukan pengecekan oleh dokter terhadap penyakitnya, kondisi Ibu yang bernama Kurnia itu ternyata mengalami gangguan saraf dan pengecilan pada otaknya.

Melalui sang dermawan yakni Melani yang perduli terhadap ibu malang itu mengaku ia harus menjalani terapi atas kondisinya itu.


"Harus sabar dilakukan pengobatan dan terapi. Hasil pengecekan dokter juga menunjukkan dia mengalami pengecilan otak," tutur Melani saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (18/2/2021).

Sudah tujuh tahun lamanya, Kurnia mengalami gangguan saraf serta pengecilan otak hingga mengakibatkan getaran pada tubuhnya.

Sebelumnya, perempuan yang berusia 38 tahun ini tak punya biaya untuk biaya pengobatannya, sementara sang suami yakni La Luna, hanya bekerja sebagai pembantu pedagang ayam.

Hasil dari pekerjaannya pun tak memungkinkan untuk membiayai pengobatan sang Istri tercinta, sehingga ia hanya bisa pasrah.

Baca juga: Tidak Punya Biaya Pengobatan, Ibu Ini Pasrah Tubuhnya Gemetar atas Penyakit Diderita

"Pasrah dan tidak mampu," kata La Luna.

Terlebih, dengan kondisi keluarga yang serba kekurangan itu ia juga harus menghidupi ketiga anaknya hingga membuat pria berusia 40 tahun ini harus bekerja keras demi keluarganya.

Saat ini, Ibu Kurnia telah dipulangkan dari rumah sakit, ia kini dirawat di rumah kediamanya.

Selain itu, Melani beserta relawan lainnya yang membantu keluarga ini, kini mencoba membukakan donasi atas biaya pengobatan Kurnia.

"Harus terpenuhi gizinya, kemarin kita coba carikan donasinya tapi belum ada, insyaallah kalau ada rezki saya coba belikan 3-4 dos susu Hilo," tuturnya.

Olehnya itu, pihak keluarga sangat berharap bantuan dari para dermawan untuk meringankan biaya pengobatan Ibu Kurnia.

Bagi Anda yang tergerak hatinya untuk membantu Ibu Kurnia, dapat mentransfer di nomor rekening BRI Syariah 1060341369 atas nama Kurnia . Atau bisa langsung menghubungi nomor ponsel di 0813-5583-0400. (B)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga