Siska Jadikan Expo UMKM 2026 Panggung Produk Lokal Menuju Pasar Mancanegara
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 23 Juni 2026
0 dilihat
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran buka Expo UMKM 2026 dorong pasar lebih luas. Foto: Ist.
" Semangat pengembangan ekonomi kerakyatan mewarnai pelaksanaan Expo dan Bazar UMKM 2026 di Kendari, menghadirkan berbagai produk lokal yang siap menjangkau pasar lebih luas "
KENDARI, TELISIK.ID - Semangat pengembangan ekonomi kerakyatan mewarnai pelaksanaan Expo dan Bazar UMKM 2026 di Kendari, menghadirkan berbagai produk lokal yang siap menjangkau pasar lebih luas.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pengusaha UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan, memperluas jaringan usaha, serta membuka peluang pasar yang lebih besar. Beragam produk yang dipamerkan mencerminkan perkembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah yang terus tumbuh dan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, secara resmi membuka Expo dan Bazar UMKM 2026 yang digelar di Pelataran Kantor UPTD PLUT UMKM Kota Kendari, kawasan Kolam Retensi Boulevard Lepo-Lepo, Senin, 22 Juni 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung hingga 25 Juni 2026 dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026.
Dalam sambutannya, Siska menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur maupun capaian pertumbuhan ekonomi.
Expo UMKM 2026 Kendari jadi ajang penguatan ekonomi kreatif dan kerakyatan daerah. Foto: Ist.
Menurutnya, kesejahteraan masyarakat juga ditentukan oleh sejauh mana masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup melalui aktivitas usaha yang produktif.
"Di sinilah UMKM memegang peran strategis sebagai simbol kemandirian ekonomi, ruang kreativitas, dan penggerak utama ekonomi kerakyatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," ujar Siska dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, di balik setiap produk yang dipamerkan terdapat kisah perjuangan para pelaku usaha yang membangun usahanya dari berbagai keterbatasan.
Karena itu, Pemerintah Kota Kendari terus berupaya menghadirkan ruang yang dapat mendukung pertumbuhan dan pengembangan usaha masyarakat.
Siska menjelaskan bahwa penggunaan istilah pengusaha UMKM merupakan bentuk penghormatan kepada para pelaku usaha. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Kementerian UMKM yang mendorong penggunaan istilah yang lebih positif dan representatif bagi kalangan wirausaha.
UMKM Kendari mendapat ruang baru promosi lewat Expo 2026 di Kolam Retensi. Foto: Ist.
Ia menilai Expo dan Bazar UMKM bukan sekadar ajang pameran produk. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperluas jejaring usaha, memperkenalkan inovasi, meningkatkan kreativitas, serta membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produk-produk lokal.
"Saya ingin produk UMKM Kota Kendari tidak hanya memenuhi etalase hari ini, tetapi juga menguasai pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga menembus marketplace digital nasional maupun internasional," katanya.
Siska menambahkan bahwa peluang pengembangan pasar bagi produk UMKM Kendari semakin terbuka. Salah satunya melalui kerja sama yang terus dibangun dengan berbagai pihak, termasuk peluang kolaborasi dengan Kota Yiwu yang diharapkan dapat mendukung pengembangan serta pemasaran produk lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kota Kendari, Syarifuddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kementerian UMKM dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional yang dilaksanakan secara serentak pada 22 hingga 25 Juni 2026.
Menurutnya, tema yang diusung tahun ini adalah "UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi", yang menekankan pentingnya konektivitas UMKM dengan pasar, akses pembiayaan, digitalisasi, serta rantai pasok agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
UMKM Kendari mendapat ruang baru promosi lewat Expo 2026 di Kolam Retensi. Foto: Ist
"Kalau sebelumnya kita mengusung tema sinergi dan kolaborasi, maka pada Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional tahun ini ditambah dengan inovasi. Jadi semangatnya adalah sinergi, kolaborasi, dan inovasi," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Siska juga menyerahkan bantuan modal usaha serta piagam penghargaan kepada sejumlah pengusaha UMKM yang dinilai memiliki partisipasi dan komitmen tinggi sebagai nasabah teladan.
Pembukaan Expo dan Bazar UMKM 2026 turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, serta ratusan pengusaha UMKM dari berbagai wilayah di Kota Kendari.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Kendari berharap sektor UMKM semakin berkembang, memiliki daya saing yang kuat, serta mampu menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (D-Adv)