STAI Wakatobi Wisuda Tiga Mahasiswa, Ketua: Ini Kemenangan Kami
Zulkifli Herman Tumangka, telisik indonesia
Sabtu, 22 Agustus 2026
0 dilihat
Sekretaris Kopertais Wilayah VIII, Nur Taufiq Sanusi saat menyampaikan arahannya pada Wisuda Sarjana STAI Wakatobi. Foto: Zulkifi/Telisik
" Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wakatobi menggelar wisuda dengan hanya tiga mahasiswa pada tahun ini yang di laksanakan di Villa Nadila, Kecamatan Wangi-Wangi, Sabtu (22/8/2026) "

WAKATOBI, TELISIK.ID - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wakatobi menggelar wisuda dengan hanya tiga mahasiswa pada tahun ini yang di laksanakan di Villa Nadila, Kecamatan Wangi-Wangi, Sabtu (22/8/2026).
Meski jumlah wisudawan terbilang sedikit, Ketua STAI Wakatobi, Sarni, menyebutnya sebagai kemenangan bagi kampus yang sebelumnya sempat berada dalam kondisi sulit.
Hal itu disampaikan Sarni dalam sambutannya pada acara wisuda STAI Wakatobi. Ia mengungkapkan, sekitar setahun lalu kondisi kampus sangat memprihatinkan hingga hanya menyisakan satu mahasiswa.
“Dalam setahun ini STAI Wakatobi diuji dengan cobaan yang sangat dahsyat. Kalau diibaratkan kapal, kami sebenarnya nyaris tidak bisa berlayar,” ujar Sarni.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi ujian berat bagi pihak kampus bersama Yayasan Hasanah Wakatobi.
Baca Juga: Dosen Universitas Pelita Ibu Transformasi Tradisi Merarangi Warga Wawonii untuk Kesehatan Ibu Nifas
Meski demikian, pihak kampus tetap berupaya mempertahankan mahasiswa yang masih bertahan sekaligus mengajak mahasiswa yang sebelumnya meninggalkan STAI Wakatobi untuk kembali melanjutkan pendidikan.
“Di sinilah tempatmu, jangan terlalu jauh, nanti tersesat,” katanya.
Upaya tersebut perlahan membuahkan hasil. Sarni menyebut jumlah mahasiswa yang kembali aktif berkuliah di STAI Wakatobi kini telah mencapai sekitar 130 orang.
Ia juga menyinggung isu yang menyebut STAI Wakatobi telah mati. Menurutnya, pihak kampus bersama Yayasan Hasanah Wakatobi terus melakukan pembenahan dan koordinasi, baik dari sisi administrasi, kemahasiswaan, maupun dosen.
“Alhamdulillah ada petunjuk untuk STAI Wakatobi ke depannya yang lebih baik,” ujarnya.
Di tengah proses pembenahan tersebut, STAI Wakatobi tetap mampu melaksanakan wisuda. Sarni menegaskan, meski hanya tiga mahasiswa yang diwisuda, jumlah tersebut bukan sesuatu yang harus dianggap sebagai kekurangan.
“Mahasiswa yang wisuda pagi ini jumlahnya tersisa tiga orang. Tetapi bagi kami tiga itu bukan jumlah yang sedikit, tapi jumlah yang banyak, jumlah yang benar dan itulah kemenangan STAI Wakatobi,” tegasnya.
Menurut Sarni, pelaksanaan wisuda tersebut menjadi bukti bahwa STAI Wakatobi masih berjalan dan mampu menyelesaikan proses pendidikan para mahasiswanya.
Baca Juga: Tahun Ini, Bupati Muna Lunasi Utang Pemkab
“Bagi kami kalau banyak alhamdulillah, tapi yang tiga orang ini membuktikan bahwa apapun yang diisukan di luar sana adalah hal yang tidak benar. Terbukti hari ini kami bisa menyelesaikan wisuda, dan alhamdulillah nomor ijazahnya sudah ada,” pungkas Sarni.
Sementara itu, Sekretaris Kopertais Wilayah VIII, Nur Taufiq Sanusi dalam sambutannya berpesan kepada para wisudawan agar tidak hanya mengandalkan ilmu dan gelar akademik setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia menekankan pentingnya menjaga iman, akhlak dan moral dalam menjalani kehidupan setelah menyandang gelar sarjana.
“Jangan lupa untuk tetap memiliki akhlak moral, supaya semakin sempurna kemuliaan derajat yang diberikan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para wisudawan untuk tidak melupakan jasa orang tua. Menurutnya, membalas jasa orang tua tidak harus dengan harta, pangkat maupun jabatan, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap dan akhlak yang mulia. (B)
Penulis: Zulkifli Herman Tumangka
Editor: Mustaqim.
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS