KENDARI, TELISIK.ID - Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Bina Bangsa Kendari, Muliati Saiman, membantah tudingan salah satu LSM, terkait dugaan penerbitan ijazah palsu.
"Sampai hari ini, di kampus kami tidak ada praktik-praktik itu (jual beli ijazah)," kata Muliati Saiman, Rabu (20/3/2024), melalui pesan WhatsApp.
Ia mengungkapkan alasan hingga beberapa kali pelaksanaan wisuda di STIMIK Bina Bangsa Kendari harus tertunda.
"STIMIK Bina Bangsa Kendari InsyaAllah sebentar lagi akan melaksanakan wisuda. Tertundanya kami punya kegiatan akademik ini karena ada kesalahan administrasi dan ini sudah melalui proses dari Kementerian dan L2Dikti," tambah Muliati Saiman.
Ia menegaskan, Kampus STMIK Bina Bangsa Kendari akan segera melaksanakan kegiatan akademik yang tertunda dan segera menggelar wisuda.
