adplus-dvertising

Telah Hadir, Bus Physical Distancing

Affan Safani Adham, telisik indonesia
Kamis, 09 Juli 2020
1155 dilihat
Telah Hadir, Bus Physical Distancing
Bus satu kursi satu penumpang untuk memenuhi physical distancing di tengah pandemi COVID-19. Foto: Ist.

" Dengan pengaturan seperti ini, penumpang dapat saling menjaga jarak. "

YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Naik bus di masa pandemi COVID-19, kenapa tidak?Jangan khawatir, kini telah hadir bus dengan inovasi dan solusi desain COVID-19.

Masyarakat pengguna transportasi bus, kini tak perlu khawatir bakal bersentuhan dengan penumpang lainnya.

Kini, bus physical distancing -- satu kursi satu penumpang -- lahir di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah. CV Laksana Karoseri telah membuat terobosan baru bus physical distancing. Dengan penataan kursi yang diatur satu orang satu kursi, penumpang bus tetap bisa jaga jarak.


Perusahaan yang berdiri pada 1967 itu, memperkenalkan bus physical distancing melalui Instagram @laksanabus. Produk bus keluaran anyar itu diberi nama Legacy SR 2. Merupakan hasil kerja bareng Karoseri Laksana dan PO Bus Sumber Alam.

Tidak seperti bus-bus pada umumnya, tempat duduk Legacy SR2 didesain dengan konfigurasi 1-1-1.

Ada tiga deret kursi di bus ini, satu orang satu kursi. Tentunya, desain ini berbeda dengan bus umumnya, yang menggunakan kursi untuk dua orang atau tiga orang.

Selain untuk menyambut new normal, penataan tempat duduk yang tidak saling berdekatan ini, juga dibuat untuk memberikan rasa aman bagi para penumpang.

Baca juga: Kini Vivo X50 Series Bisa Dipesan di Indonesia, Kenali Keunggulannya

"Dengan pengaturan seperti ini, penumpang dapat saling menjaga jarak," kata Candra Dewi selaku Communication Manager CV Laksana, Kamis (9/7/2020).

Inovasi bus physical distancing lantas disambut positif warga masyarakat. Mereka menyebut, bus itu adalah karya yang inovatif. Sangat keren dan bagus.

Selain itu, faktor kesehatan udara juga diperhatikan. Bus ini dilengkapi dengan hepa filter atau air purifier, sejenis filter AC (air conditioner) yang berfungsi untuk menyaring udara kotor di dalam bus.

Fasilitas lain mulai dari bagasi, speaker, dan safety belt (sabuk pengaman) juga dapat memberikan kenyamanan bagi penumpang.

Masyarakat berharap agar bus ini segera diproduksi massal. Bahkan, ada yang meminta agar Legacy SR 2 dapat menjadi rekomendasi Kementerian Perhubungan bagi seluruh perusahaan karoseri lain untuk dapat memproduksi bus serupa di tengah pandemi COVID-19.

Menanggapi respons positif masyarakat, Candra Dewi langsung menyampaikan undangan agar siapa saja yang tertarik, datang langsung melihat bus physical distancing karya mereka. "Silakan datang ke pabrik, nanti bisa melihat dengan jelas bus ini," katanya.

Reporter: Affan Safani Adham

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga