Terobosan Teknologi Exoskeleton: Orang Lumpuh Bisa Berjalan Lagi dengan Robot Pintar
Merdiyanto , telisik indonesia
Minggu, 17 Mei 2026
0 dilihat
Exoskeleton teknologi yang memungkinkan penderita lumpuh bisa berjalan lagi. Foto: Repro Georgia Tech
" Kemajuan teknologi robotika semakin mendekatkan mimpi bagi penyandang disabilitas akibat kelumpuhan untuk kembali berjalan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kemajuan teknologi robotika semakin mendekatkan mimpi bagi penyandang disabilitas akibat kelumpuhan untuk kembali berjalan.
Exoskeleton, atau kerangka luar robotik yang dikenakan di tubuh, kini memungkinkan penderita cedera tulang belakang atau lumpuh dari pinggang ke bawah untuk berdiri dan melangkah secara mandiri.
Salah satu inovasi terbaru yang mendapat perhatian dunia adalah Eve, exoskeleton self-balancing pertama di dunia yang dikembangkan oleh perusahaan Prancis, Wandercraft.
Perangkat ini menggunakan kecerdasan buatan (AI) sehingga tidak memerlukan kruk atau harness, memberikan kebebasan gerak hands-free.
Pada akhir 2025, seorang wanita berusia 22 tahun asal Pennsylvania, Caroline Laubach, yang lumpuh dari pinggang ke bawah, berhasil berjalan lagi berkat Eve.
“Rasanya sangat surreal bisa berdiri lagi,” ujarnya seperti dikutip dari abcnews.com, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga: China Ciptakan Baterai Nuklir Mini BV100, Awet 50 Tahun Tanpa Isi Ulang dan Bisa untuk Medis
Bagaimana Exoskeleton Bekerja
Exoskeleton seperti Eve, ReWalk, atau Atalante X bekerja dengan motor listrik yang mendukung gerakan kaki, sensor keseimbangan, dan algoritma AI yang menyesuaikan dengan gerakan pengguna.
Pengguna bisa mengontrolnya melalui perintah sederhana, mirip seperti berjalan alami. Beberapa model bahkan memungkinkan naik turun tangga dan berjalan di berbagai permukaan.
Manfaatnya tidak hanya soal mobilitas. Studi menunjukkan pengguna exoskeleton mengalami perbaikan pada kesehatan sekunder seperti berkurangnya spastisitas, fungsi usus yang lebih baik, serta peningkatan kualitas hidup dan kemandirian psikologis.
Di negara maju, ReWalk Personal Exoskeleton sudah mendapat persetujuan Medicare, sehingga bisa di-cover asuransi hingga puluhan ribu dolar, dilansir dari golifeward.com, Sabtu (16/5/2026).
Harapan ke Depan
Wandercraft sedang melakukan uji klinis untuk versi personal Eve yang bisa digunakan di rumah.
Perusahaan ini berkolaborasi dengan Nvidia dan AWS untuk meningkatkan kecerdasan AI-nya.
Baca Juga: China Berhasil Ciptakan Taksi Terbang Raksasa, Bisa Muat 10 Orang dan Tempuh Jarak hingga 1.500 Km
Para ahli memprediksi dalam beberapa tahun mendatang, exoskeleton akan semakin ringan, terjangkau, dan bisa diakses lebih luas.
Seorang pasien di Canton Fair, China, baru-baru ini juga berhasil berjalan beberapa langkah dengan exoskeleton AI, membuktikan bahwa teknologi ini semakin matang dan siap untuk kehidupan sehari-hari.
Teknologi exoskeleton bukan hanya alat bantu, tapi juga simbol harapan. Bagi jutaan orang di seluruh dunia yang mengalami kelumpuhan, setiap langkah yang diambil dengan bantuan robot ini adalah kemenangan besar menuju kehidupan yang lebih mandiri. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS