adplus-dvertising

Tim Pansus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Busel Sambangi Ombudsman RI

Rahmat Tunny, telisik indonesia
Kamis, 09 Juli 2020
1885 dilihat
Tim Pansus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Busel Sambangi Ombudsman RI
La Ode Ashadin, Wakil Ketua Pansus Ijazah Palsu Bupati Busel. Foto: Rahmat Tunny/Telisik

" Sudah kami sampaikan surat resmi dari Pansus. Staf sudah menyampaikan, akan disampaikan ke Komisioner Ombudsman. Jawabannya akan disampaikan untuk pertemuan berikutnya. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Panitia Khusus (Pansus) dugaan ijazah palsu Bupati Buton Selatan (Busel) La Ode Arusani terus didalami. Tim Pansus ijazah palsu yang diwakilkan oleh Wakil Ketua Pansus, La Ode Ashadin, menyambangi Kantor Pusat Ombudsman Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

La Ode Ashadin didampingi oleh dua pegawainya langsung menghadap pimpinan Ombudsman. Pertemuan antar La Ode Ashadin bersama pihak Ombudsman berlangsung secara tertutup. Usai pertemuan, kepada Telisik.id La Ode Ashadin mengakui telah menyampaikan dan menyerahkan surat resmi dari Pansus ijazah palsu Bupati Busel La Ode Arusani ke Komisioner Ombudsman lewat stafnya.

Baca juga: Ketua Panitia: Tidak Ada Aturan Mengikat Pembentukan Pansus Harus Lewat Komisi


"Sudah kami sampaikan surat resmi dari Pansus. Staf sudah menyampaikan, akan disampaikan ke Komisioner Ombudsman. Jawabannya akan disampaikan untuk pertemuan berikutnya," kata La Ode Ashadin di Kantor Pusat Ombudsman.

Dikatakan politisi Nasdem itu, surat Pansus yang diserahkan ke Ombudsman adalah permintaan atas hasil pemeriksaan Ombudsman atas dugaan ijazah palsu milik Bupati Busel La Ode Arusani.

"Surat yang dimasukkan tadi untuk meminta laporan hasil akhir pemeriksaan dari Ombudsman. Kami berharap pimpinan bisa ketemu langsung agar bisa berkomunikasi langsung," jelas Ashadin.

Diketahui, surat resmi Pansus yang diserahkan ke pihak Ombudsman ini akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat. Menurut La Ode Ashadin, pihak Pansus akan kembali bertemu dengan pimpinan Ombudsman terkait hasil pengembangan kasus ijazah palsu yang dilakukan oleh pihak Ombudsman.

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga