YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pengesahan Omnibus Law dan untuk mendobrak hati nurani para wakil rakyat di DPR RI, bersama ketiga temannya, Fajar Setyo Nugroho pada Kamis (9/7/2020) malam menuju Jakarta dengan bersepeda menempuh jarak 551 km dan berbekal uang Rp 100 ribu yang diberi ayahnya.

"Ini nampaknya menjadi hari bersejarah bagi saya," kata Fajar yang berprofesi sebagai buruh bengkel, Minggu (12/7/2020), melalui ponselnya.

Adapun jenis sepeda yang mereka gunakan untuk perjalanan cukup unik: menggunakan sepeda BMX yang sudah dimodifikasi dengan frame yang tinggi.

Mereka akan mendesak DPR RI untuk menghentikan dan menghapus RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law. "Secepat mungkin," tandas Fajar, yang menerangkan, sepanjang perjalanannya ada warga yang selalu menolongnya.

Dalam aksinya itu, kata Fajar, tidak ada yang menyuruh ataupun yang membiayainya. "Ini murni memperjuangkan aspirasi dan hati nurani sendiri," ungkap pemuda berusia 24 tahun ini.