UHO Dorong Dosen Muda Naik Kelas jadi Profesional Lewat PEKERTI 2026

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Kamis, 09 April 2026
0 dilihat
UHO Dorong Dosen Muda Naik Kelas jadi Profesional Lewat PEKERTI 2026
UHO menggelar PEKERTI 2026 untuk memastikan dosen muda memiliki standar profesional dalam mengajar. Foto: Ist.

" Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, menegaskan pentingnya penguasaan teknik instruksional bagi tenaga pendidik baru. Hal ini disampaikan saat membuka Pelatihan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) 2026 di Hotel Zahra Kendari, Selasa (7/4/2026) "

KENDARI, TELISIK.ID - Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, menegaskan pentingnya penguasaan teknik instruksional bagi tenaga pendidik baru. Hal ini disampaikan saat membuka Pelatihan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) 2026 di Hotel Zahra Kendari, Selasa (7/4/2026).

Menurut Dr. Herman, pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan fondasi krusial bagi dosen muda untuk meraih predikat profesional. Fokus utamanya adalah membekali mereka dengan kemampuan teknis dalam mengelola proses pembelajaran di kelas.

"Dosen harus dibekali latihan dasar, mulai dari merencanakan pembelajaran melalui kurikulum yang baik, menentukan metode yang tepat, hingga melakukan evaluasi," ujar Dr. Herman.  

Baca Juga: TKA Jadi Nilai Tambah Pelajar Kendari Raih Jalur Prestasi

Langkah ini diambil agar para pengajar mampu memberikan pemahaman yang sinkron dengan target capaian yang telah direncanakan sebelumnya. Baginya, kualitas mahasiswa sangat bergantung pada sejauh mana dosen mampu mengonsep materi dengan matang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO ini diikuti oleh 48 peserta. Peserta tidak hanya berasal dari internal kampus UHO, namun juga merangkul dosen dari STIKES Avicenna dan Universitas Lakidende (Unilaki).

Dr. Herman mengungkapkan, terpilihnya UHO sebagai penyelenggara merupakan bentuk kepercayaan besar dari Kementerian Pendidikan Tinggi yang harus dijaga dengan integritas tinggi. Tidak semua kampus memiliki kualifikasi untuk menggelar program ini.

Baca Juga: Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Tindaklanjuti Tuntutan Pendemo ke Pusat Soal Dukungan Pembentukan Kodam oleh Gubernur

Di hadapan para peserta, ia pun menitipkan pesan agar kesempatan ini dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Kedisiplinan selama pelatihan disebut sebagai cerminan etos kerja dosen di masa depan.

"Saya harap peserta mengikuti materi dengan baik. Jika Anda patuh, tepat waktu, dan mampu mengimplementasikan ilmu ini, maka Anda akan menjadi dosen yang benar-benar profesional," pungkasnya. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga