Viral Oknum Anggota DPRD Baubau Ngamuk saat Didemo, Hasan Basri: Ada Kata Buat Kami Terpancing
Ali Iskandar Majid, telisik indonesia
Selasa, 21 April 2026
0 dilihat
Anggota DPRD Baubau, Hasan Basri saat memberikan klarifikasi ke awak media. Foto: Ali Iskandar Majid/Telisik
" Beredar luas video berdurasi 1 menit 18 detik di media sosial yang menampilkan oknum Anggota DPRD Kota Baubau mengamuk saat didemo oleh sejumlah aktivis "

BAUBAU, TELISIK.ID - Beredar luas video berdurasi 1 menit 18 detik di media sosial yang menampilkan oknum Anggota DPRD Kota Baubau mengamuk saat didemo oleh sejumlah aktivis.
Bedasarkan video yang diterima telisik.id, aksi demo yang diwarnai dengan sentimen itu terjadi di depan Gedung DPRD Baubau pada Senin 20/4/2026. Dalam video tersebut terlihat salah satu anggota dewan dari partai Golkar, Hasan Basri menerima sejumlah aktivis berorasi di depan gedung perwakilan rakyat tersebut.
Namun kejadian tiba-tiba berubah menjadi ricuh saat salah satu aktivis melontarkan ujaran kebencian sehingga memicu kemarahan Hasan Basri dan beberapa staf DPRD Baubau yang ikut mendampingi.
"Lama-lama saya banting kamu orang ini," ujar salah satu aktivis dalam video tersebut.
Kekacauan semakin menjadi saat sejumlah aktivis saling adu mulut dengan staf DPRD Baubau. Suasana semakin panas saat oknum tersebut marah dan mengejar sejumlah massa dengan kondisi nyaris telanjang dada (baju terbuka).
"Saya siap layani kamu, baru kamu bilang saya tidak layani," teriak Hasan dalam video tersebut.
Baca Juga: Polsek Batauga Dituding Abai Laporan Seorang Janda, Polres Buton Beri Klarifikasi
Menyikapi video viral tersebut, anggota DPRD Baubau dari partai Golkar, Hasan Basri memberikan klarifikasi atas sikap arogannya dalam cuplikan video tersebut. Hasan berdalih, dirinya terpancing oleh ujaran kebencian yang dilontarkan oleh salah satu aktivis.
Perihal dirinya nyaris telanjang dada sebagaimana yang terekam pada cuplikan video viral tersebut, Hasan mengungkapkan ada pihak yang sengaja menarik baju yang dikenakannya.
Padahal sebelumnya, dirinya berinsiatif melakukan mediasi dengan mengajak para aktivis untuk duduk berdiskusi di ruang kerjanya. Hasan menuturkan sebelum kejadian itu, dirinya memantau jalannya demontrasi di depan Kantor DPRD Baubau sebagai perwakilan dari seluruh anggota dewan, sebab saat itu semuanya tengah melakukan perjalanan dinas termasuk Ketua DPRD yang tengah mengikuti retreat di Magelang.
"Dari pantauan saya, ternyata adek-adek begitu tiba langsung membakar ban tanpa orasi terlebih dahulu dan barang buktinya sudah kami amankan," ujarnya saat dikonfirmasi telisik.id, Selasa (21/4/2026).
"Setelah saya hadapi, saya minta baik-baik, mari adek-adek kita ketemu saya siapkan ruangan, saya mediasi," lanjutnya.
Baca Juga: Kaki Nyangkut Tali Ban Pelampung, Bocah 9 Tahun Meninggal di Permandian Tamborasi Kolaka
Hasan mengatakan, sejumlah aktivis berasal dari beberapa lembaga dengan tuntutan yang sama pada demontrasi Jumat (17/4/2026), yakni perihal pelantikan Sekda Baubau. Pihaknya juga telah menyahuti tuntan tersebut hanya saja perlu dilakukan komunikasi lintas instansi antara legislatif (DPRD Baubau) eksekutif (Pemkot Baubau).
"Waktu Jumat kemarin sama dengan tuntutan sekarang, yaitu masalah pelantikan Sekda Baubau," katanya.
Menurutnya, DPRD hanya sebagai pihak yang menerima aspirasi masyarakat bukan penentu atau pengambil keputusan. Oleh sebab itu, Hasan mengimbau kepada para aktivis saat melakukan orasi tidak gampang terbawa emosi agar menciptakan suasana demontrasi yang kondusif dan aman terkendali.
"Karena kami ini paham dengan tujuan adek-adek, kami sudah hargai, kami sudah hormati tetapi ada kata yang membuat kami terpancing," tandasnya. (B)
Penulis: Ali Iskandar Majid
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS