Viral Video Dekan Digerebek Keluarga di Kos-kosan Wanita, Begini Nasibnya

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Senin, 04 Mei 2026
0 dilihat
Viral Video Dekan Digerebek Keluarga di Kos-kosan Wanita, Begini Nasibnya
Video penggerebekan wakil dekan di kos-kosan Jambi beredar luas dan menjadi perhatian publik. Foto: Repro Tribunnews Lampung

" Peristiwa penggerebekan yang melibatkan seorang pejabat kampus di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi "

JAMBI, TELISIK.ID - Sebuah video penggerebekan pejabat kampus di kos-kosan wanita di Jambi viral dan memicu perhatian publik terhadap etika akademik serta respons cepat pihak kampus.

Peristiwa penggerebekan yang melibatkan seorang pejabat kampus di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi menjadi perhatian setelah videonya tersebar di media sosial.

Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria berinisial DK yang menjabat sebagai wakil dekan berada di dalam kamar kos bersama seorang perempuan.

Kejadian itu berlangsung di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, pada Jumat malam, 1 Mei 2026. Dalam video yang beredar, terlihat istri DK bersama anggota keluarga mendatangi lokasi dan melakukan penggerebekan. Suasana di lokasi menunjukkan adanya ketegangan saat proses berlangsung.

Video tersebut kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial. Sejumlah pengguna membagikan ulang rekaman tersebut dan memicu perhatian publik terhadap peristiwa yang terjadi di lingkungan akademik.

“Setiap sivitas akademika terikat pada kode etik, aturan disiplin, dan norma kelembagaan,” kata Rektor UIN Jambi, Kasful Anwar, seperti dikutip dari Kompas, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Viral Link Tasya Gym Batang 15 Menit FYP TikTok dan X, Begini Penjelasannya

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons awal pihak kampus terhadap peristiwa yang terjadi.

“Kami akan langsung melakukan penelusuran lebih mendalam lagi untuk mengambil langkah tindakan tegas,” ujarnya.

Pihak kampus menyatakan akan melanjutkan proses pemeriksaan untuk memastikan fakta yang terjadi.

Sebagai langkah awal, pihak kampus memutuskan menonaktifkan jabatan tambahan DK sebagai wakil dekan. Kebijakan ini diambil untuk menjaga objektivitas dalam proses pemeriksaan yang sedang berjalan.

Selain itu, DK juga akan menjalani pemeriksaan etik secara menyeluruh oleh pihak internal kampus. Proses ini bertujuan memastikan kebenaran peristiwa serta menilai kemungkinan adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

Apabila ditemukan pelanggaran dalam proses pemeriksaan tersebut, pihak kampus menyatakan akan menjatuhkan sanksi lanjutan sesuai dengan regulasi yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi.

DK juga untuk sementara waktu tidak menjalankan aktivitas yang mewakili institusi. Pembatasan ini mencakup kegiatan internal maupun eksternal yang berkaitan dengan kampus.

Baca Juga: Kantor Dinas Kominfo Muna Kemalingan Lagi, Perangkat Internet dan Kabel Instalasi Listrik Raib

Kampus juga menghentikan sementara aktivitas DK dalam bidang pengajaran, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan penelitian. Langkah ini diambil untuk menjaga situasi akademik tetap berjalan dengan baik.

“Atas nama pimpinan dan mewakili institusi, kami juga meminta maaf apabila ada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman atas beredarnya informasi ini,” katanya.

Pihak kampus menegaskan bahwa tindakan personal yang dilakukan oleh individu tidak mencerminkan nilai, budaya kerja, maupun komitmen kelembagaan dalam menjalankan fungsi pendidikan. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga