adplus-dvertising

Wabup Konawe Tegaskan Perekrutan Tenaga Kerja Tetap Lewat Pemkab

Muhamad Surya Putra, telisik indonesia
Minggu, 11 Juli 2021
351 dilihat
Wabup Konawe Tegaskan Perekrutan Tenaga Kerja Tetap Lewat Pemkab
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, berdiskusi dengan 30 Ormas pemuda. Foto: Ist.

" Polemik perekrutan calon tenaga kerja lokal (TKL) yang selama ini dipermasalahkan sejumlah Ormas Pemuda, kini menemui titik terang. "

KONAWE, TELISIK.ID - Polemik perekrutan calon tenaga kerja lokal (TKL) yang selama ini dipermasalahkan sejumlah Ormas Pemuda, kini menemui titik terang.

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara menegaskan bahwa perekrutan tenaga kerja lokal yang akan bekerja di PT OSS dan PT VDNI tetap lewat jalur Pemda.

Hal tersebut ia nyatakan saat bertemu dengan 30 Organisasi Masyarakat (Ormas) dan se-Kabupaten Konawe.


GTS sapaan akrab Wakil Bupati Konawe mengatakan, mengenai rekrutmen, ia meminta masing-masing kecamatan dan distrik ormas berkoordinasi dengan tiap-tiap kecamatan.

"Pemerintah melakukan kebijakan sesuai jenjang dari bawah, desa, kecamatan, sampai kabupaten, jadi teman-teman kalau masing-masing kecamatan sudah ada distriknya yah masing-masing silahkan koordinasi dengan camatnya saya memberikan kewenangan distrik masing-masing," terang GTS.

Ia meminta kepada 30 ormas khususnya masyarakat Konawe untuk menyelesaikan masalah dengan komunikasi yang baik tanpa harus melakukan penutupan perusahaan tersebut.

"Kalau ada masalah, silakan datang sampaikan aspirasinya. Jangan lagi kita berpikir mau tutup perusahaan," ungkapnya saat bertemu 30 ormas dan camat di ruang kerjanya, Sabtu (10/7/2021).

Baca juga: Transportasi Laut Antar Daerah di Sultra Tak Berlakukan Persyaratan Khusus

Baca juga: Menelisik Keberadaan Makam Moyang Etnis Tolaki yang Rusak di Tanjung Watulaki

Di tempat yang sama, Ketua umum Perkumpulan Masyarakat Tolaki (PMT), Supriadin mengatakan, pihaknya mendukung Pemerintah Kabupaten Konawe dalam perekrutan tenaga kerja lokal di PT VDNI dan OSS.

"Kami tetap pada pendirian kami, aturlah kami sebagaimana mestinya. Tapi sesuai dengan prosodur yang berlaku," imbuhnya.

Selain itu, Ketua Tamalaki Sultra Alpian Anas mengatakan, terkait perekrutan tenaga kerja lokal, pihaknya mendukung pemerintah daerah mengambil ahli proses ini.

"Saya kira kita semua mendukung ini untuk kepentingan masyarakat Konawe," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, massa dari beberapa Ormas Pemuda melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Konawe, Senin (5/7/2021).

Dalam aksinya, massa meminta proses perekrutan tenaga kerja lokal dikembalikan ke perusahaan.

Selain itu, Tenaga Kerja Lokal (TKL) yang telah lama bekerja di industri itu dengan status kontrak di atas 3 tahun agar diangkat menjadi karyawan dengan perjanjian kerja waktu tidak tentu (PKWTT).

Dalam pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso, 30 Ormas Tolaki dan Camat se-Kabupaten Konawe. (A)

Reporter: Muh. Surya Putra

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga