Warga Binaan Rutan Kendari Kasus Penganiayaan Meninggal di Dalam Sel

Gusti Kahar, telisik indonesia
Selasa, 02 Juni 2026
0 dilihat
Warga Binaan Rutan Kendari Kasus Penganiayaan Meninggal di Dalam Sel
Afrisal ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hunian Rutan Kelas IIA Kendari dan polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kematiannya. Foto: Ist.

" Seorang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kendari bernama Afrisal (26) meninggal dunia di dalam sel pada Selasa (2/6/2026) pagi "

KENDARI, TELISIK.ID - Seorang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kendari bernama Afrisal (26) meninggal dunia di dalam sel pada Selasa (2/6/2026) pagi.

Afrisal ditemukan sekitar pukul 06.40 Wita saat petugas melakukan pengecekan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Blok B.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan informasi awal diperoleh dari kepala kamar yang melaporkan adanya seorang tahanan yang diduga meninggal dunia.

"Korban ditemukan di Kamar 4 Blok B. Saat dilakukan pengecekan, korban sudah tidak bernapas dan tubuhnya dalam kondisi kaku," kata Welliwanto, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: Realisasi PAD Sulawesi Tenggara Triwulan I 2026 Tembus 26,05 Persen, Bapenda Perkuat Pelayanan dan Edukasi Wajib Pajak

Berdasarkan data kepolisian, Afrisal merupakan warga Desa Uepai, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe.  

Ia diketahui sedang menjalani masa tahanan dalam perkara penganiayaan dengan vonis enam bulan penjara.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas jaga bersama petugas klinik Rutan melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi Afrisal.  

Ia selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk menjalani pemeriksaan medis.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit, Afrisal dinyatakan telah meninggal dunia.

"Dari hasil pendalaman sementara, korban disebut sempat mengeluhkan demam selama dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia," ujar Welliwanto.

Baca Juga: Tanpa Beban Biaya, Ibu Muda di Kendari Jalani Operasi Caesar dengan Tenang Berkat JKN

Ia menjelaskan, pihak kepolisian bersama tim identifikasi telah melakukan langkah-langkah penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban.  

Namun, saat petugas tiba di lokasi kejadian, jenazah telah lebih dahulu dibawa ke RS Bhayangkara Kendari.

"Saat ini masih berlangsung proses autopsi medis di RS Bhayangkara Kendari untuk memastikan penyebab kematian korban," jelasnya.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik sebelum menyimpulkan penyebab meninggalnya Afrisal. Hingga kini penyelidikan masih terus berlangsung. (C)

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga