Tak Punya Uang untuk Makan, Pria Paruh Baya Bongkar Kotak Amal Masjid

Thamrin Dalby

Reporter

Kamis, 02 Juni 2022  /  3:14 pm

Kapolsek Mandonga Kompol Mochmmad Salman dan Tersangka Mg saat diperiksa oleh penyidik besrta barang bukti uang kotak amal. Foto: Thamrin Dalby/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Akibat kehabisan uang untuk menebus mobil cicilan yang ia gadai, seorang lelaki paruh baya nekat membongkar kotak amal masjid hanya untuk biaya makan.

Mg (43) warga Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga Kota Kendari terpaksa diamankan oleh pihak aparat kepolisian Polsekta Mandonga.

Kapolsek Mandonga, Kompol. Mochammad Salman, mengungkapkan bahwa tersangka berhasil di bekuk oleh satuan penyidik polsek mandonga, karena sebelumnya pihaknya telah menerima laporan bahwa telah terjadi pencurian kotak amal di Masjid Raya Agung Al-Kautsar Kendari.

Dari keterangan tersebut, dengan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Andri irwanto dan Briptu Aswar, pihaknya menemukan CCTV telah dirusak dan monitor ditemukan di samping TK Al-Kautsar.

" Setelah menerima laporan, tim penyidik kami langsung melakukan olah TKP, dan menemukan monitor dan CCTV telah dirusak oleh pelaku, dan tim penyidik juga berhasil mengungkap pelaku dan mengamankan tersangka" ungkap Kompol Mochammad Salman.

Baca Juga: Komplotan Pencuri Besi di Kendari Berhasil Diringkus Polisi

Sementara dari keterangan tersangka, Mg mengaku bahwa dirinya nekat membongkar kotak amal karena sudah tidak punya uang untuk membeli makanan.

Baca Juga: Karyawan dan Warga Panik, Mobil Terbakar di SPBU

"Uang saya sudah habis semua pak, termasuk semua tabungan saya karena untuk membayar cicilan mobil. Karena sebelumnya mobil itu saya cicil dan saya gadai dengan teman, tapi cicilannya tidak pernah dibayar, dan saat dari leasing datang, semua uang dan tabungan saya ambil untuk menebus itu mobil, hingga saya tidak punya uang lagi, dan baru Rp 200.000 yang saya pake untuk beli makanan," ungkap Mg.

Atas kejadian tersebut, pihak aparat polsekta Mandonga mengamankan uang tunai sebesar Rp. 3.600.000, serta satu unit monitor CCTV. (A)

Penulis: Thamrin Dalby

Editor: Musdar