adplus-dvertising

100 Persen Warga di Negara Ini Beragama Muslim Tapi Terancam Hilang dari Bumi

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Minggu, 02 Januari 2022
52921 dilihat
100 Persen Warga di Negara Ini Beragama Muslim Tapi Terancam Hilang dari Bumi
Maladewa jadi negara dengan warga 100 persen agama muslim. Foto: annemores.wordpress.com

" Maladewa merupakan negara paling datar dan terendah di dunia. Dataran tertinggi di negara ini hanya 2,4 meter saja di atas permukaan laut "

MALADEWA, TELISIK.ID - Negara yang 100 persen penduduknya Muslim adalah Maladewa.

Di negara ini, warga negaranya secara hukum diwajibkan untuk mengikuti agama Islam.

Bahkan pada 2008, Undang-Undang di sana menetapkan bahwa Non Muslim tidak boleh menjadi warga negara.


Komposisi penduduk Maladewa yang merupakan 100 persen muslim membuat negara tersebut menerapkan hukum-hukum syariat Islam. Dilansir dari kemlu.go.id, peradilan di Maladewa menerapkan prinsip-prinsip dan sendi hukum Islam. Akibatnya, hakim berkewajiban untuk memutus perkara berdasarkan hukum syariat apabila perkara yang diurus tidak diatur oleh konstitusi dan Undang-Undang.

Selain itu, konstitusi Maladewa juga merupakan kombinasi antara sistem pemerintahan modern dan hukum Islam. konstitusi Maladewa 2008 memperbolehkan warga negara Maldives untuk berpendapat secara bebas. Namun, kebebasan berpendapat tersebut harus dibatasi oleh hukum-hukum dan syariat Islam. Dengan kata lain, warga negara Maladewa boleh bebas berpendapat selama tidak melanggar kaidah syariat Islam.

Baca Juga: Deretan Negara Paling Kasihan di Dunia, Nomor 4 Warganya Jarang Mandi Tak Ada Air

Tetapi di samping itu, Maladewa merupakan negara paling datar dan terendah di dunia. Dataran tertinggi di negara ini hanya 2,4 meter saja di atas permukaan laut.

Itu membuat Maladewa menjadi negara yang terancam tenggelam karena perubahan iklim. Dilansir Jurnalsoreang, Mantan Presiden Maladewa, Mohamed Nasheed menjadi terkenal dan diperbincangkan dunia.

Perhatian itu didapat oleh Nasheed, setelah ia menggelar rapat kabinet di bawah laut. Itu semata-mata dilakukan untuk menarik perhatian publik pada pemanasan global dan pulau-pulau yang tenggelam.

Negara kepulauan yang terkenal dengan pasir putih dan pulau karang sebagai tujuan wisata mewah itu juga kesulitan mendapatkan uang.

Baca Juga: Wanita Cantik Thailand Ramai Kunjungi Dukun, Ini Alasannya

Uang tersebut sangat dibutuhkan, untuk membangun infrastruktur penting seperti dinding laut agar pulau-pulaunya tak tenggelam akibat pemanasan global.

Sebagai salah satu negara terendah di dunia, lebih dari 80 persen lahan Maladewa berada kurang dari satu meter di atas permukaan air laut.

Itu artinya, populasi Maladewa sebanyak 530.000 jiwa sangat rentan pada gelombang laut, gelombang badai, dan cuaca buruk.

Tsunami Samudera Hindia pada 2004 silam telah mengakibatkan kerugian sekitar USD470 juta atau 62?ri Produk Domestik Bruto (PDB) Maladewa.

Bencana itu merusak infrastruktur, termasuk satu-satunya bandara internasional yang harus tutup selama beberapa hari. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga