12 Sekolah Kedinasan Sepi Peminat Bisa jadi Acuan Daftar Seleksi CPNS 2026
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 05 Agustus 2026
0 dilihat
Sejumlah taruna dan taruni sekolah kedinasan mengikuti upacara. Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 segera dibuka dengan sembilan kementerian dan lembaga sebagai penyelenggara seleksi. Foto: Repro Tempo
" Sebanyak 12 sekolah kedinasan dengan tingkat persaingan relatif rendah dapat menjadi acuan calon peserta memilih formasi "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 segera dibuka. Sebanyak 12 sekolah kedinasan dengan tingkat persaingan relatif rendah dapat menjadi acuan calon peserta memilih formasi.
Pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2026 akan segera dibuka oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sejumlah kementerian dan lembaga kembali membuka penerimaan taruna dan taruni melalui jalur sekolah kedinasan yang memberikan fasilitas pendidikan tanpa biaya hingga lulus serta peluang diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sesuai ketentuan instansi penyelenggara.
BKN juga telah memberikan sinyal dimulainya Seleksi Penerimaan Mahasiswa, Praja, dan Taruna (SPMB) Sekolah Kedinasan 2026. Melalui informasi yang disampaikan akun Instagram resmi @bkngoidofficial, calon peserta diminta mulai mempersiapkan dokumen administrasi yang menjadi persyaratan pendaftaran.
Melansir dari Kompas, Rabu (5/8/2026), pada seleksi tahun ini, terdapat sembilan kementerian dan lembaga yang akan membuka penerimaan sekolah kedinasan. Instansi tersebut menjadi tujuan bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan karier di lingkungan pemerintahan.
Baca Juga: Lulus Terangkat CPNS 2026, Berikut Aturan Rekrutmen Sekolah Kedinasan Resmi Terbit
Adapun kementerian dan lembaga yang membuka pendaftaran sekolah kedinasan 2026 meliputi:
1. Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
2. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
3. Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
4. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
5. Kementerian Hukum (Kemenkum).
6. Badan Pusat Statistik (BPS).
7. Badan Intelijen Negara (BIN).
8. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
9. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sebagai referensi dalam menentukan pilihan, calon peserta juga dapat melihat tingkat persaingan pada seleksi sebelumnya. Beberapa sekolah kedinasan tercatat memiliki jumlah pendaftar yang relatif lebih sedikit dibandingkan sekolah kedinasan lainnya.
Meski demikian, tingkat persaingan dapat berubah setiap tahun bergantung pada jumlah pendaftar dan kuota yang tersedia.
Berikut 12 sekolah kedinasan yang pada seleksi sebelumnya memiliki tingkat persaingan relatif rendah:
1. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara.
2. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar.
3. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura.
4. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD).
5. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip).
6. Politeknik Imigrasi (Poltekim).
Baca Juga: 29 Sekolah Kedinasan Lulus Otomatis Terangkat PNS 2026, Berikut Syarat dan Daftar Lengkapnya
7. Politeknik Pelayaran Surabaya.
8. Politeknik Pelayaran Barombong.
9. Politeknik Penerbangan Surabaya.
10. Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang.
11. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal.
12. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun.
Data tersebut dapat dijadikan pertimbangan oleh calon peserta sebelum menentukan pilihan sekolah kedinasan. Namun, BKN mengimbau peserta tetap memperhatikan minat, kemampuan akademik, persyaratan administrasi, serta ketentuan khusus yang ditetapkan oleh masing-masing instansi penyelenggara.
Selain melengkapi dokumen yang dipersyaratkan, peserta juga perlu mempersiapkan diri menghadapi seluruh tahapan seleksi. Informasi mengenai jadwal, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran akan diumumkan secara resmi oleh BKN melalui kanal informasi yang telah disediakan. Dengan persiapan yang matang, calon peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS