6 Kebiasaan Ini Jangan Lakukan Saat Ibadah Haji di Tanah Suci

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Sabtu, 18 Mei 2024
0 dilihat
6 Kebiasaan Ini Jangan Lakukan Saat Ibadah Haji di Tanah Suci
Dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah suci terdapat beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan. Foto: Repro Antara

" Dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah suci harus dengan bersungguh-sungguh dan kusyu. Makanya dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat berhaji "

KENDARI, TELISIK.ID - Dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah suci harus dengan bersungguh-sungguh dan kusyu. Makanya dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat berhaji.

Pada dasarnya, dikutip dari nu.or.id, ibadah haji merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Karenanya, hal tersebut menjadi satu kewajiban bagi umat Islam yang memiliki kemampuan menjalankannya.

Dijelaskan bahwa orang yang wajib menunaikan ibadah haji adalah mereka yang memenuhi delapan syarat wajibnya, yakni Islam, Baligh, Berakal, Merdeka, Memiliki bekal dan ketersediaan kendaraan, Masuk waktu haji, Fasilitas jalan yang kondusif, dan Jarak terjangkau yang memungkinkan ditempuh.

Dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah suci harus dengan bersungguh-sungguh dan kusyu. Makanya dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat berhaji.

Lantas, apa saja kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan saat ibadah haji di Tanah Suci?

Baca Juga: 7 Aturan Baru untuk Jemaah Haji 2024

1. Membuat Video dengan Durasi Terlalu Lama

Pada prinsipnya, otoritas Saudi cukup longgar dalam hal pembuatan rekaman video atau audio. Banyak jemaah yang merekam saat kumandang azan, proses tawaf, sai, tahalul, berdoa di Raudlah, dan lain sebagainya.

Aturan larangan selfie pun kadang ketat, kadang lentur, tergantung pada kepandaian jemaah memanfaatkan situasi dan kelengahan petugas atau askar.

Namun, jika pengambilan video dilakukan dalam durasi yang cukup lama dan bersifat statis, biasanya akan menimbulkan kecurigaan. Terutama jika perekaman itu menggunakan alat pendukung seperti tripod, lampu, mikrofon khusus, kabel audio-video, dan sebagainya.

Petugas Saudi banyak melakukan patroli, baik langsung maupun melalui CCTV. Jika melanggar, kamera dan alat perekam akan ditahan, dan rekaman dapat dihapus.

2. Membuang Sampah Sembarangan

Pengelola masjid sangat ketat dalam menjaga kebersihan kawasan. Oleh karena itu, jemaah haji jangan sekali-kali membuang sampah sembarangan seperti plastik bekas sandal, botol minuman, bungkus makanan, dan sebagainya.

Pengelola telah menyediakan banyak kotak sampah di berbagai sudut. Bahkan di dalam masjid, ada petugas khusus yang berkeliling membawa plastik besar untuk tempat pembuangan sampah jemaah.

Jika sulit menemukan tempat sampah, lebih baik menyimpan sampah seperti botol bekas di tas atau membawanya sampai menemukan tempat pembuangan.

Hal ini penting diperhatikan karena jika ketahuan sengaja mengotori masjid dan sekitarnya, jemaah akan terekam CCTV. Tak lama kemudian, askar masjid akan menahan untuk dilakukan pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut.

3. Membentangkan Spanduk

Berfoto dengan membentangkan spanduk atau menggunakan identitas kelompok saat melakukan perjalanan atau wisata merupakan hal yang lazim dilakukan di Indonesia.

Namun, jangan sekali-kali melakukan hal ini saat berhaji, terutama di kawasan Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Anda harus siap-siap berurusan dengan pihak keamanan Arab Saudi jika melanggar aturan ini.

Baik di dalam maupun di luar kompleks masjid, jemaah dilarang keras membentangkan spanduk, barang, atau bendera yang menunjukkan identitas personal atau kelompok tertentu. Otoritas Saudi melarang keras pengibaran penanda-penanda tersebut. Bahkan, jemaah juga dilarang membentangkan bendera negara, seperti Merah Putih.

4. Mengambil Barang Temuan

Aturan lain yang perlu diperhatikan oleh jemaah haji Indonesia adalah jangan sekali-kali mengambil barang yang tergeletak di masjid dan sekitarnya. Meskipun niat jemaah adalah baik untuk mengamankan barang tersebut, tindakan ini bisa disalahartikan sebagai pencurian. Ratusan CCTV yang berada di dalam dan luar masjid akan menangkap pergerakan jemaah yang mencurigakan tersebut.

Jika menemukan barang berharga yang tercecer atau tergeletak, lebih baik segera menghubungi petugas terdekat. Biarkan petugas yang mengamankan barang tersebut sehingga jemaah tetap aman.

Baca Juga: 5 Tips Jaga Kesehatan Calon Jemaah Haji Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

5. Merokok

Aturan lain yang kerap dilanggar jemaah adalah merokok di kompleks masjid. Banyak jemaah Indonesia merokok usai salat atau saat menunggu waktu salat berikutnya. Namun, sebaiknya merokok dilakukan di tempat yang jauh dari kawasan masjid.

Jika ketahuan, jemaah pasti akan diingatkan. Bahkan, jika bertemu petugas yang tegas, jemaah bisa ditahan dan diproses hukum.

6. Berkerumun Lebih dari 5 Orang

Arab Saudi juga menerapkan aturan ketat bagi jemaah yang ketahuan berkerumun lima orang atau lebih dalam jangka waktu lama. Jika menemukan jemaah yang melakukan hal ini, askar masjid akan mengusir mereka atau meminta mereka untuk terus bergerak.

Selain berpotensi menghambat alur pergerakan orang, berkerumunnya jemaah juga bisa menimbulkan kecurigaan tersendiri. Oleh karena itu, jika harus bertemu dengan sesama jemaah, lebih baik dilakukan di luar kompleks masjid atau dilakukan dengan terbatas dan sambil bergerak.

Nah, itulah beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Semoga bermanfaat. (C)

Penulis: Fitrah Nugraha

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga