Adakah Tanda Jika Kolesterol Naik?

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Minggu, 02 Agustus 2020
0 dilihat
Adakah Tanda Jika Kolesterol Naik?
Keseringan mengkonsumsi makanan berlemak, berpotensi meningkatkan jumlah kolesterol jahat dalam darah. Foto: Repro Google.com

" Lebih dilihat dari kesehariannya saja untuk tidak sering mengkonsumsi daging, gorengan, dan gula. Kalau cuma hari raya mah, tidak masalah. "

KENDARI, TELISIK.ID - Kelebihan menyantap daging selama lebaran Idul Adha bikin orang dengan riwayat kolesterol tinggi menjadi was-was.

Jadi pertanyaan, apa ada tanda-tanda yang bisa dikenali ketika kadar kolesterol dalam darah semakin melonjak?

Dilansir dari Mayo Clinic, kolesterol tinggi tidak memiliki gejala. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan tes darah.

Tak usah khawatir, kolesterol tidak serta merta bakal melonjak hanya karena menyantap daging kurban yang hanya tersaji setahun sekali.

Nah, kolesterol perlu diwaspadai jika sehari-hari dietnya didominasi makanan berlemak.

"Lebih dilihat dari kesehariannya saja untuk tidak sering mengkonsumsi daging, gorengan, dan gula. Kalau cuma hari raya mah, tidak masalah," kata dokter jantung dari RS Siloam Lippo Village, dr Vito A Damay.

Healthline mencatat, kolesterol adalah senyawa yang diproduksi oleh hati. Tapi  senyawa itu tidak jahat semua, karena ada kolesterol di dalam tubuh dibutuhkan juga untuk membentuk membran sel dan hormon tertentu.

Secara umum ada dua jenis kolesterol yang perlu diketahui:

1. LDL (Low density lipoproteins)

Dikenal sebagai kolesterol jahat, bisa menumpuk di dinding pembuluh darah arteri dan memicu masalah serius seperti serangan jantung dan stroke.

Baca juga: Bingung Mengolah Daging Sapi Kurban, Ini Resep Rendang Khas Minang

2. HDL (High density lipoproteins)

Dikenal sebagai kolesterol baik yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Dikutip dari cekaja.com, jika kadar kolesterol total kamu tinggi karena kadar LDL yang tinggi, kamu mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung atau stroke.

Tetapi, jika kadar kolesterol total kamu tinggi hanya karena tingkat HDL tinggi, kamu mungkin tidak berisiko lebih tinggi.

Untuk trigliserida adalah jenis lemak lain dalam darah. Ketika kamu makan lebih banyak kalori daripada yang bisa digunakan tubuhmu, itu mengubah kalori ekstra menjadi trigliserida.

Jika kadar kolesterol LDL terlalu tinggi, atau kadar kolesterol HDL terlalu rendah, maka akan membuat timbunan lemak menumpuk di pembuluh darah kamu.

Deposito ini akan mempersulit aliran darah yang cukup ke arteri. Ini dapat menyebabkan masalah di seluruh tubuh kamu, terutama di jantung dan otak, atau bisa berakibat fatal.

Kolesterol tinggi biasanya tidak menunjukkan gejala apa pun. Dalam kebanyakan kasus hanya menyebabkan peristiwa darurat.

Perlu diketahui juga nih salah satu penyebab tingginya kolesterol. Kelebihan berat badan dan tidak aktif juga menyebabkan kolesterol tinggi.

Bila kamu kelebihan berat badan, kemungkinan besar kamu memiliki kadar trigliserida yang lebih tinggi.

Jika kamu tidak pernah berolahraga dan tidak aktif secara umum, itu dapat menurunkan HDL kamu (kolesterol baik).

Riwayat keluarga kamu juga memengaruhi kadar kolesterol kamu. Penelitian telah menunjukkan bahwa kolesterol tinggi cenderung menurun dalam keluarga.

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga