adplus-dvertising

Alami Hidrosefalus, Bayi Ini Butuh Uluran Tangan

Berto Davids, telisik indonesia
Minggu, 02 Oktober 2022
475 dilihat
Alami Hidrosefalus, Bayi Ini Butuh Uluran Tangan
Bayi di Manggarai Timur alami penyakit hidrosefalus. Butuh uluran tangan kita semua. Foto: Ist

" Nasib malang dialami Maria Sesillia, bayi berusia 3 bulan asal Kampung Golo Karot, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur "

MANGGARAI TIMUR, TELISIK.ID - Nasib malang dialami Maria Sesillia, bayi berusia 3 bulan asal Kampung Golo Karot, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Di usianya yang masih sangat belia, Sesillia harus menanggung rasa sakit akibat penyakit hidrosefalus yang dideritanya.

Hidrosefalus adalah penumpukan cairan di rongga otak sehingga meningkatkan tekanan pada otak. Pada bayi dan anak-anak, hidrosefalus membuat ukuran kepala membesar.


Bahkan, sejak masih janin dalam kandungan Ibunya, ia sudah divonis mengalami penyakit tersebut.

Baca Juga: Kisah Penjual Buroncong Mampu Kuliahkan Anak hingga Jenjang S2

Begitu lahir ke dunia, ia terus tumbuh dalam rangkulan kasih meski dengan keterbatasan kedua orang tuanya yang meyakini, Sesillia adalah malaikat kecil pemberian Tuhan.

Ibu dari Maria Sesillia, Benedikta Saka mengaku, dirinya sempat didera rasa putus asa, apalagi saat dokter menyarankan agar Sesillia sebaiknya dibawa ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar untuk dioperasi yang tentu membutuhkan biaya tidak sedikit.

Selama ini kata dia, ada keluarga yang berbaik hati ikut membantu menanggung beban yang dialami dirinya dan suami. Tetapi masih belum cukup menyembuhkan penyakit anaknya.

Kedua orang tuanya terus berjuang dengan sisa tenaga yang mereka miliki, demi terjawabnya kerinduan agar Sesillia bisa sembuh dan menjalani kehidupan seperti anak-anak lain.

Sementara itu Ayah Sesilia, Donatus Jelahu mengaku, sewaktu istrinya mengandung, ia pernah melihat ada varises di salah satu kaki.

"Untuk memastikan itu, saya kemudian mengantarnya ke dokter. Sesampainya di dokter ia pun diperiksa, namun pada saat itu belum ada tanda-tanda bahwa janin yang ada dalam kandungan ini mengalami gangguan," terangnya.

Namun pada saat itu, dokter menyarankan untuk periksa lebih lanjut ke dokter kandungan.

Ia juga berkata, saat itu ia mendatangi Dokter Yori memastikan kondisi kesehatan janin yang ada dalam kandungan. Setelah diperiksa, janin yang ada dalam kandungan memang diduga mengidap penyakit.

Dokter Yori pun menyarankan agar segera periksa lebih lanjut di dokter kandungan terkait hasil pemeriksaan itu.

Baca Juga: Tak Mampu Bayar Biaya RS Bahteramas, Ibu Muda Ini Tidak Bisa Pulang Usai Melahirkan

Dirinya berharap ada banyak hati di luar sana yang akan berkenan dan tergerak menolong Sesillia, agar dapat menjalani operasi dan pengobatan sehingga Sesillia dapat menjalani kehidupan layaknya seperti anak-anak lainnya yang sedang merenda hari depan dengan impiannya sendiri.

"Kami sangat berharap ada pihak di luar sana yang tergerak hatinya untuk mau membantu bayi Sesillia. Sesillia sekarang ini semakin hari semakin kurang baik kondisinya. Dokter menyarankan kami untuk segera membawanya ke Bali untuk dioperasi," ujarnya.

Sejauh ini, pihak keluarga sedang berupaya mengajukan permohonan bantuan ke Pihak Pemerintah Daerah Manggarai Timur agar memperoleh BPJS Kesehatan dan saat ini pihak Pemda sudah mengakomodir permintaan dari pihak keluarganya itu.

Bila ada hati yang tergerak bisa memberikan bantuan lewat nomor rekening yang tertera dan nomor kontak dari pihak keluarga bayi.

Nomor Rekening: 2257-01-000030-50-9

Kontak Person: 081239935628. (B)

Penulis: Berto Davids

Editor: Kardin

Baca Juga