BUTON, TELISIK.ID - Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Menggugat meminta tanggung jawab sosial (CSR) dari perusahaan PT Wijaya Karya Bitumen terhadap kontribusi terhadap pembangunan dan manfaat ekonomi sosial lingkungan khususnya di daerah sekitaran perusahaan.
PT Wijaya Karya Bitumen adalah produsen aspal alam Buton yang telah berdiri lebih dari lima puluh tahun yang terletak di Desa Banabungi Kecamatan Pasarwajo.
Koordinator Aksi, Saiful Anwar menjelaskan, dana sosial dari perusahaan perlu transparansi dan harus jelas peruntukannya serta harus sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut.
"Kami adalah tuan tanah di sini jadi pemilik aturan perusahaan disesuaikan juga dengan aturan desa," kata Saiful Anwar Rabu (30/9/2020).
"Kami tidak tahu-menahu tentang aturan pusat, yang kami inginkan adalah kesepakatan antara pihak perusahaan dengan pihak desa terkait dana sosial tersebut," lanjutnya.
