Anggaran Jagung Korbankan ASN dan Tak Diakui Anggota Banggar DPRD Muna

Sunaryo, telisik indonesia
Sabtu, 10 Februari 2024
0 dilihat
Anggaran Jagung Korbankan ASN dan Tak Diakui Anggota Banggar DPRD Muna
Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta dan anggota Banggar DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo. Foto: Ist.

" Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo secara tegas tidak mengakui adanya anggaran pengembangan jagung Rp 4 miliar "

MUNA, TELISIK.ID - Program pengembangan jagung yang digaungkan Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta, terus menuai polemik. Untuk mendapatkan anggaran jagung Rp 4 miliar, APBD 2024 yang telah disetujui DPRD dan dievaluasi Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, malah diutak-atik.

Buntutnya, aparatur sipil negara (ASN) yang dikorbankan. Mereka terlambat gajian. Bahkan, hingga Februari ini ASN di Dinas Koperasi dan UKM tidak bisa gajian, akibat pagu tunjangan jabatan tidak cukup.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo prihatin melihat kondisi daerah saat ini. Apalagi, Keterlambatan gaji ASN baru terjadi di bawah kendali Plt Bupati, Bachrun Labuta.

Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD, secara tegas tidak mengakui adanya anggaran pengembangan jagung Rp 4 miliar itu. Alasannya, anggaran tersebut tidak pernah dibahas bersama Banggar.

"Yang kita akui, APBD hasil evaluasi 29 Desember 2023," tegas Awal Jaya Bolombo, Sabtu (10/2/2024).

Baca Juga: Program Jagung Harus Sukses, Bila Gagal Kadis TPHP Muna Harus Mundur dari Jabatan

Pria yang karib disapa AJB itu tidak mempersoalkan program pengembangan jagung, hanya saja, prosesnya salah. Harusnya, sebelum  APBD dievaluasi, dilakukan penyesuaian.

"Prinsipnya, bila terjadi masalah, kami di Banggar tidak pernah terlibat," tegasnya.

Baca Juga: Anggaran Jagung Diporsikan Rp 4 Miliar dengan Iming-Iming Bisa Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan

Ia bersama beberapa anggota Banggar lain tidak akan diam melihat kondisi APBD yang sudah diutak-atik itu. Mereka pun sepakat, usai Pemilu akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta menerangkan, anggaran pengembangan jagung itu merupakan program nasional yang harus disukseskan. Nah, dengan adanya dukungan anggaran itu, ada tujuh masalah yang bisa diselesaikan di Bumi Sowite yakni pengendalian inflasi, ketahanan pangan, kemiskinan ekstrem, lapangan kerja baru, peningkatan PAD dan perekonomian masyarakat, serta mendukung pabrik jagung.

"Muna bisa maju dan sejahtera melalui tanam jagung," ujarnya. (B)

Penulis: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Artikel Terkait
Baca Juga