MUNA, TELISIK.ID - Program pengembangan jagung yang digaungkan Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta, terus menuai polemik. Untuk mendapatkan anggaran jagung Rp 4 miliar, APBD 2024 yang telah disetujui DPRD dan dievaluasi Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, malah diutak-atik.
Buntutnya, aparatur sipil negara (ASN) yang dikorbankan. Mereka terlambat gajian. Bahkan, hingga Februari ini ASN di Dinas Koperasi dan UKM tidak bisa gajian, akibat pagu tunjangan jabatan tidak cukup.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo prihatin melihat kondisi daerah saat ini. Apalagi, Keterlambatan gaji ASN baru terjadi di bawah kendali Plt Bupati, Bachrun Labuta.
Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD, secara tegas tidak mengakui adanya anggaran pengembangan jagung Rp 4 miliar itu. Alasannya, anggaran tersebut tidak pernah dibahas bersama Banggar.
"Yang kita akui, APBD hasil evaluasi 29 Desember 2023," tegas Awal Jaya Bolombo, Sabtu (10/2/2024).
