adplus-dvertising

Anggaran Rehabilitasi Pasar Wakuru Rp 550 Juta Bakal Dialihkan Pembangunan Kios

Sunaryo, telisik indonesia
Rabu, 06 Oktober 2021
1159 dilihat
Anggaran Rehabilitasi Pasar Wakuru Rp 550 Juta Bakal Dialihkan Pembangunan Kios
Kondisi Pasar Wakuru pasca terbakar. Foto: Sunaryo/Telisik

" Menanggapi peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna berinisiasi akan kembali membagunkan kios-kios yang terbakar itu. "

MUNA, TELISIK.ID - Pasar Wakuru, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Selasa (5/10/2021) terbakar. 80 kios milik pedagang rata tanah.

Menanggapi peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna berinisiasi akan kembali membagunkan kios-kios yang terbakar itu.

Kini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Muna tengah mencari formalis untuk anggaran pembangunannya.


Kabid Perdagangan Disperdagin Muna, LM Syahrulah menerangkan, tahun ini untuk Pasar Wakuru telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 550 juta. Anggaran itu, untuk merehabilitasi kios-kios yang dihantam angin puting beliung pada September 2020 lalu.

Namun karena saat ini terjadi musibah kebakaran, kemungkinan besar anggaran yang tersedia itu akan dialihkan untuk pembangunan kios.

Baca juga: Massa Sembelih Kambing Saat Demo Tuntut Usut Korupsi Pengelolaan Dana Hibah Pemprov Jatim

Baca juga: Kios yang Terbakar di Pasar Wakuru Bakal Dibangun Kembali

"Tergantung pimpinan (bupati) nantinya. Kalau digunakan untuk membangun kios yang terbakar, tinggal kita carikan formulasinya. Lagian kegiatan rehabilitasi itu belum dilelang," kata Syahrullah, Rabu (6/10/2021).

Mantan Kabid Pengadaan dan Pemberhentian ASN Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) itu mengaku, untuk kios di Pasar Wakuru sudah harus dibangun baru.

Kios-kios yang ada saat ini sudah tidak layak. Karena itu, pihaknya akan mencari sumber-sumber pendanaan dari pusat. Untuk sementara, pedagang korban kebakaran akan dibangunkan kios darurat.

"Kita akan usulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Tugas Pembantuan (TP)," timpalnya. (C)

Reporter: Sunaryo

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga