adplus-dvertising

Astronot Muslim Ini Jadi Orang Pertama yang Salat dan Puasa di Luar Angkasa

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Senin, 16 Mei 2022
533 dilihat
Astronot Muslim Ini Jadi Orang Pertama yang Salat dan Puasa di Luar Angkasa
Astronot Muslim ini jadi orang pertama yang salat dan puasa di luar angkasa. Foto: Idntimes

" Sultan bin Salman Al Saud, merupakan orang Muslim pertama yang menjadi astronot serta jadi Muslim pertama yang pergi ke luar angkasa "

KENDARI, TELISIK.ID - Sultan bin Salman Al Saud, merupakan orang Muslim pertama yang menjadi astronot serta jadi Muslim pertama yang pergi ke luar angkasa.

Berasal dari Arab Saudi, misi pertamanya adalah STS-51-G yang berlangsung pada 17 Juni 1985. Sebagai seorang Muslim, ia menceritakan perihal ibadahnya saat perjalanan ke luar angkasa. Melakukan salat lima waktu, menurut Sultan sangat mudah. Baik itu dari sudut pandang agama atau dilihat dari pendapat pribadi.

"Saya sendiri dibesarkan di bagian tengah Arab, dan kami dikelilingi oleh gurun pasir yang luas. Dan, tentu saja, saya juga seorang penyelam, penerbang serta penerbang layang. Dalam melakukan semua hal ini pada saat yang sama, semuanya menjadi alami saat Anda mengerjakan dan mempraktikkannya," ujarnya dilansir dari Viva.co.id.


Menurutnya, sebagai seorang Muslim, kita bisa beribadah kapan saja. Saat di pesawat ulang-alik, Sultan tidak bisa benar-benar menghadap ke kiblat atau Mekah meskipun terbang ke arah timur, karena mereka terbang dengan kecepatan tinggi.

"Saya harus mengikat kaki saya agar saya bisa berlutut. Anda tahu, Anda tidak bisa berlutut sepenuhnya karena kurangnya gravitasi. Tapi tahukah Anda, saya berdoa seperti seorang musafir. Sebagai musafir, kami berdoa tiga kali sehari, bukan lima kali sehari," katanya.

Sultan bin Salman Al Saud mengaku salat sesuai dengan waktu di Florida, Amerika Serikat (AS). Saat itu juga jadi akhir dari bulan Ramadhan. Ia menjalankan ibadah puasa di Houston, tepatnya Clear Lake. Orang-orang di Badan Penerbangan dan Antariksa atau NASA membolehkan sultan untuk menyesuaikan program.

Baca Juga: Mengenal Alina Kabaeva Pacar Vladimir Putin yang Super Cantik, Sasaran Sanksi Inggris

Melansir Idntimes.com, pangeran Sultan adalah orang pertama yang menunaikan ibadah puasa di luar angkasa, lho, walaupun hanya sehari karena ia tiba di sana tepat di penghujung Ramadan. Walaupun NASA memperingatkan agar ia tidak memaksakan diri, Sultan tetap ingin menjalankan ibadah tersebut. Bagaimana ia melakukannya? 

“Aku berpuasa mengikuti zona waktu yang ada di Florida, tempat di mana aku berangkat. Hal terakhir yang aku lakukan sebelum pergi adalah salat di dini hari dan berdoa kepada Allah untuk memberikan berkatnya kepada semua orang yang kucintai, semua umat Muslim dan semua teman-temanku dalam misi,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Rusia Bakal Balas Dendam ke Puluhan Negara, Berikut Daftarnya

Ia melakukan puasa seperti yang kita lakukan di Bumi. Sahur dilakukannya sebelum berangkat ke luar angkasa hingga waktu magrib. Ia mengaku tak menemukan kesulitan apa pun selama beribadah.

Ia bahkan sempat menangis sambil menelepon orangtuanya ketika berhasil membaca habis Alquran selama menjalankan misi. Rintangan yang menghadang ternyata tidak menciutkan semangat Pangeran Sultan untuk tetap beribadah. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Kardin

Baca Juga