BUTON, TELISIK.ID - Banyak pihak yang mengecam kejadian nahas yang dialami oleh seorang jurnalis online sekaligus pemilik media online, Kasamea.com di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Dimana sang jurnalis mendapatkan serangan dari orang tidak dikenal di depan rumahnya. Sang istri yang melihat kejadian tersebut berteriak histeris dan meminta bantuan, dan korban langsung dilarikan ke RSUD Kota baubau.
Akibat luka tikaman itu, korban mendapatkan 20 jahitan di lengan kanan dan 10 jahitan di lengan kiri atas. Setelah mendapatkan penanganan medis, korban ke Polres Baubau untuk melapor.
Diketahui, sang wartawan nahas itu bernama Irfan. Dia sedang melakukan peliputan kasus dugaan korupsi bandar udara di Buton Selatan. Akibat itu, sekira 3 minggu sebelum penikaman, Pimpinan Redaksi Kasamea.com itu sempat mendapatkan acaman. Ancaman itu datang dari salah satu oknum ASN di Kabupaten Buton Selatan melalui pesan singkat WhatsApp.
Isi pesan itu menggunakan bahasa daerah yang berisi kalimat agar lebih hati-hati. Namun Irfan tidak terlalu menghiraukan pesan itu.
