adplus-dvertising

Beberapa Desa di Buton Sudah Terapkan PPKM Mikro, Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

Iradat Kurniawan, telisik indonesia
Jumat, 09 Juli 2021
483 dilihat
Beberapa Desa di Buton Sudah Terapkan PPKM Mikro, Siapkan Tempat Isolasi Mandiri
Bupati Buton membagikan masker kepada masyarakat di salahsatu pasar di Buton. Foto: Ist.

" Bupati Buton Drs. La Bakry M.Si mengungkapkan, beberapa desa di Buton telah menerapkan PPKM Mikro. "

BUTON, TELISIK.ID - Bupati Buton Drs. La Bakry M.Si mengungkapkan, beberapa desa di Buton telah menerapkan PPKM Mikro.

Hal itu dikatakannya kepada Telisik.id melalui pesan WhatsApp, Jumat (9/7/2021).

"PPKM di Buton sudah jalan, beberapa desa sudah diinstruksikan dan bahkan di tingkat desa ada persiapan. Jika ada masyarakat yang terpapar maka tim gugus di desa bisa langsung mengisolasi," ungkapnya.


Di Desa Lapodi, Kecamatan Pasar Wajo misalnya, lanjut La Bakry, sudah disiapkan kamar isolasi dan tempat masak maupun gudang logistik, dapur dan lain sebagainya.  

"Dua hari telah dilakukan konsolidasi agar RT/RW menjadi basis pemantauan aktivitas masyarakat agar kesadaran melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Kemarin juga sudah dilakukan pembagian masker di dua pasar yaitu Sabho dan Kaloko sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap menggunakan masker pada saat berinteraksi di pasar," paparnya.

Baca juga: Bupati dan Kapolres Buton Sidak Pasar Pastikan Prokes COVID-19

Baca juga: Kemenag Kolaka Siap Fasilitasi Pengembalian Dana Haji, Berikut Prosedurnya

Lebih lanjut dia menanggapi PPKM Mikro adalah  langkah yang paling bijak dari pemerintah yang tetap berkeinginan agar rakyat Indonesia terlindungi dari paparan virus COVID-19.

"Konsep PPKM tersebut melibatkan seluruh lapisan masyarakat, sehingga semakin banyak orang bekerja termasuk partisipasi individu masyarakat dalam melindungi dirinya dan orang lain dari virus," tuturnya.

Selain mengkampanyekan dengan gerakan membagikan masker kepada masyarakat, penerapan PPKM akan dilakukan dengan vaksinasi sesuai dengan target.

"Vaksinasi terus dilakukan sesuai target Pemerintah Buton misalnya target 500 orang per hari. Target tersebut untuk mendukung target nasional 1juta per hari," katanya.

La Bakry mengatakan, walaupun vaksinasi belum maksimal dalam menghambat penyebaran COVID-19 di Kabupaten Buton, namun paling tidak dapat meningkatkan daya tahan tubuh individu terhadap paparan COVID-19.

"Kalau ada kejadian sudah vaksin tapi masih juga terpapar, biar ahlinya saja yang beri pendapat," pungkasnya. (C)

Reporter: Iradat Kurniawan

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga