adplus-dvertising

Berkunjung ke Pulau Kabaena, Yuk Kenali Oleh-Oleh Khas Kabaena yang Bisa Dibawa Pulang

Hir Abrianto, telisik indonesia
Senin, 01 November 2021
2758 dilihat
Berkunjung ke Pulau Kabaena, Yuk Kenali Oleh-Oleh Khas Kabaena yang Bisa Dibawa Pulang
Gula kelapa, salah satu oleh-oleh khas Kabaena. Foto: Hir/Telisik

" Beberapa destinasi wisata di pulau itu juga menarik perhatian wisatawan nasional dan manca negara seperti Pulau Damalawa, permandian air terjun, Tangkeno Negeri di Awan serta Pulau Sagori "

BOMBANA, TELISIK.ID - Pulau Kabaena akhir-akhir ini banyak dilirik oleh orang luar daerah karena banyaknya potensi alam yang menjanjikan.

Beberapa destinasi wisata di pulau itu juga menarik perhatian wisatawan nasional dan manca negara seperti Pulau Damalawa, permandian air terjun, Tangkeno Negeri di Awan serta Pulau Sagori.

Sementara di sektor ekonomi, peluang pasar terbuka lebar karena didukung dengan fasilitas transportasi yang menghubungkan Pulau Kabaena dengan provinsi lain melalui jalur laut.


Belum lagi sumber daya alamnya yang berlimpah.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Pulau Kabaena, ada baiknya untuk mengenal jenis oleh-oleh khas Kabaena. Di antaranya ada gula kepala, kacang moronene, kacang sembunyi, gulato, kopi tokotua, abon ikan, kripik pisang, kripik stick, kue putu, dompo, dodol ketan kabaena, karakarasa dan jambu mete.

Untuk mendaptkannya cukup mendantangi lapak Rumah Oleh-Oleh Kabaena yang berlokasi di Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, di Jalan Tanjung Perak atau dapat dipesan melalui telepon seluler di nomor 0822 3515 4115 atas nama Murdani Ardiansyah, owner Rumah Oleh-Oleh Kabaena.

Baca Juga: Rektor UHO Titip Pesan Jangan Korbankan Daerah Karena Politik

Baca Juga: OPD di Muna Dituntut Berinovasi

Kepada Telisik.id, Murdani menuturkan, oleh-oleh khas Kabaena yang banyak diminati adalah gula kelapa dan kacang moronene.

"Yang laris selama ini gula kelapa dan kacang moronene. Ada yang datang langsung beli di sini ada juga yang pesan online," tuturnya.

Semua jenis oleh-oleh itu diproduksi secara manual oleh masyarakat Kabaena, menarik perhatian dari berbagai daerah. Contohnya saja kopi tokotua yang baru saja mendapatkan orderan dari negara tetangga Malaysia.

"Belum lama ini kami mendapatkan pesanan kopi tokotua dari Malaysia. Pemesannya melalui media sosial dari akun promosi," pungkas alumni Politeknik LP3I Makassar. (C)

Reporter: Hir Abrianto

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga