BGTK Sulawesi Tenggara Bahas Program Prioritas Pendidikan dan Komitmen Peningkatkan Kompetensi Guru
Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Kamis, 29 Januari 2026
0 dilihat
BGTK Sultra melaksanakan agenda perdananya melalui Rapat Koordinasi Program Prioritas Pendidikan 2026. Foto: Ist.
" BGTK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Prioritas Pendidikan Tahun 2026 "

KENDARI, TELISIK.ID - Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Prioritas Pendidikan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung 26-27 Januari 2026 di Kota Kendari.
Rakor tersebut menjadi agenda perdana BGTK Sultra di awal 2026 yang bertujuan memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi lintas pemangku kepentingan, sekaligus mensosialisasikan arah kebijakan dan program prioritas pendidikan di Sultra.
Kepala BHTK Sultra, Surip Widodo, dalam sambutannya menyampaikan, rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan peran, tugas, dan kekuatan BGTK Sultra yang selama ini belum sepenuhnya dikenal oleh pemerintah daerah.
"Selama ini kami sering mendapat masukan bahwa BGTK ini belum terlalu dikenal. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta program yang kami miliki agar dapat disinergikan dengan daerah,” ujar Surip.
Ia juga mengungkapkan, di rakor ini membahas terkait sejumlah program unggulan yang akan menjadi fokus pada 2026. Program tersebut meliputi penguatan calon kepala sekolah, pelatihan guru Sekolah Dasar (SD), pelatihan Bahasa Inggris bagi guru SD, pengembangan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), serta penguatan numerasi nasional.
Baca Juga: Berdiri Sejak 1981 SMPN 6 Kendari Kini Sepi Peminat, Kepala Sekolah Segera Sulap jadi Primadona Lagi
"Rakor ini kami gelar dengan tujuan untuk memperkenalkan peran strategis BGTK kepada pemerintah daerah, agar dinas pendidikan memahami bahwa kami memiliki kekuatan fungsional yang dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, dalam kegiatan rakor juga turut menyoroti peran strategis jabatan fungsional widyaiswara dalam peningkatan kompetensi guru, serta kontribusi pengembang teknologi pembelajaran yang difokuskan pada pemanfaatan media pembelajaran dan percepatan digitalisasi pendidikan.
"Di BGTK Sultra, kami juga memiliki tugas untuk mengembangkan berbagai model pelatihan dan pembelajaran, baik secara luring, daring, augmented reality, maupun model inovatif lainnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, dalam setahun terakhir BGTK Sultra secara konsisten melakukan sosialisasi dan optimalisasi pemanfaatan smart board Merah Putih. Fokusnya tidak hanya pada penggunaan perangkat, tetapi juga mendorong guru agar mampu menciptakan konten pembelajaran interaktif yang berjalan di Interactive Flat Board (IFB).
"Hingga saat ini, guru-guru dari 17 kabupaten/kota telah menghasilkan 42 karya media pembelajaran interaktif yang dapat dijalankan di smart board Merah Putih,” tambahnya.
Baca Juga: Audit Mutu Internal STIKes Pelita Ibu Kendari Catat Peningkatan Kinerja hingga 20 Persen
BGTK Sultra akan tetap fokus untuk menargetkan peningkatan kompetensi guru ke level lanjutan, seperti pengembangan game-based learning yang berjalan di IFB, hingga pembuatan media pembelajaran berbasis augmented reality. Karena menurutnya, pengembangan konten pembelajaran yang kontekstual menjadi sangat penting, mengingat banyak materi umum yang belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi lingkungan belajar serta keterbatasan waktu pembelajaran di sekolah.
"Kami sudah mulai memberikan materi yang disesuaikan dengan konteks lingkungan belajar, sekaligus menyesuaikan alokasi waktu agar lebih efektif,” tutupnya.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kepala Bidang GTK dan Perencanaan, perwakilan perguruan tinggi diantaranya Universitas Halu Oleo, IAIN Kendari, dan Universitas Muhammadiyah Kendari, serta mitra pendidikan. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai 57 orang, yang terdiri dari 51 peserta daerah dan sisanya dari internal BGTK Sultra. (C)
Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS