adplus-dvertising

Dalil-Dalil yang Membenarkan Adanya Siksa Kubur

Haerani Hambali, telisik indonesia
Senin, 29 November 2021
26312 dilihat
Dalil-Dalil yang Membenarkan Adanya Siksa Kubur
Setiap perbuatan buruk pasti akan dibalas oleh Allah, bahkan sejak masih di dalam kubur. Foto: Repro Republika.co.id

" Banyak yang menyangsikan kebenaran tentang adanya azab atau siksa kubur. Sebagai umat Islam yang beriman pada Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW, kita wajib meyakini bahwa azab kubur itu pasti terjadi sebagai balasan atas perbuatan buruk selama hidup di dunia "

KENDARI, TELISIK.ID - Banyak yang menyangsikan kebenaran tentang adanya azab atau siksa kubur. Sebagai umat Islam yang beriman pada Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW, kita wajib meyakini bahwa azab kubur itu pasti terjadi sebagai balasan atas perbuatan buruk selama hidup di dunia. 

Banyak bukti yang ditunjukkan di dalam Al-Qur'an maupun hadis Nabi tentang adanya siksa kubur. Semua Imam Ahlus Sunnah sepakat bahwa siksa kubur adalah benar adanya dan tidak boleh diragukan.

Melansir Republika.co.id, Imam Ahmad bin Hambal mengatakan -sebagaimana yang dikutip oleh Imam Ibnul Qayyim dalam kitab Ar ruh– bahwa tidak ada yang mengingkari siksa kubur melainkan orang yang sesat dan menyesatkan.  Bahkan para ulama ada yang mengkafirkan bagi pengingkar nikmat dan azab kubur, sebagaimana yang dikatakan oleh Syaikh ‘Athiyah Shaqr.


Melansir Republika.co.id, pembahasan mengenai azab kubur tersirat cukup banyak dalam Al-Qur’an. Salah satu di antaranya adalah surat At-Taubah ayat 101. Dalam surat tersebut disebutkan:

"Nanti mereka (penduduk Madinah yang munafik) akan Kami siksa dua kali, kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar." 

Berdasarkan buku Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 2 karya Muhammad Nasib Ar-Rifa'i, disebutkan bahwa kalimat "Nanti mereka akan Kami siksa dua kali" menyiratkan azab di dunia serta azab kubur. Salah satu ahli tafsir yang mengungkapkan hal ini adalah Ibnu Abbas.

Ahli tafsir lainnya, seperti Sufyan At-Tsauri dan Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di juga menyampaikan hal serupa. Dari Abi Malik, diungkapkan bahwa keduanya mengatakan bahwa kalimat "Kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar" menyiratkan azab akhirat berupa kekekalan di dalam neraka.  

Baca Juga: Hidupkan Sunnah, Sujud Syukur Ketika Mendapat Nikmat atau Berita Gembira

Buku Himpunan Dalil dalam Al-Qur'an dan Hadist juga memuat beberapa dalil lain dalam Al-Qura'an yang mengangkat tema seputar cobaan dan siksa kubur. Beberapa dalil tersebut di antaranya adalah Al-Isra ayat 49, Al-Mu'min ayat 46, Qaf ayat 3 dan 4, Al-Qiyamah ayat 3, dan An-Naziat ayat 11. 

Selain itu, banyak hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang juga berbicara mengenai siksa atau azab kubur. Salah satunya adalah sebuah hadis riwayat (HR) Muslim berikut:

Dari Abu Ayyub Al-Anshari RA katanya: "Rasulullah SAW pernah keluar rumah sesudah maghrib, maka terdengar olehnya suatu suara. Kata beliau, Itu suara orang Yahudi sedang disiksa dalam kuburnya."   

Dikutip kumparan.com dari Azab Kubur Dalam Perspektif Hadis tulisan Gisda Aryah Putri (2017), berikut ini perbuatan yang mendapat siksa kubur.

Siksa Kubur Bagi Orang yang Berdusta

Dalam hadis yang terdapat dalam kitab Sahih al-Bukhari, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menjelaskan bahwa beliau bermimpi dibawa oleh dua malaikat untuk menyaksikan suasana di alam kubur. Beliau diperlihatkan pemandangan yang mengerikan.

“Kami pun berangkat, dan menemui seorang lelaki yang sedang berbaring. Tiba-tiba ada lelaki lain yang membawa jangkar besi. Ternyata dia mendekati salah satu pipinya dan membelah sudut mulut hingga ke belakang kepalanya, juga kedua matanya hingga ke belakang kepalanya. Lalu dia membelahnya menjadi dua. Kemudian dia menghadap ke bagian pipi sebelahnya dan memperlakukannya seperti pipi sebelumnya. Belum selesai dia melakukan perbuatannya itu, pipi yang pertama sudah pulih seperti sediakala. Kemudian dia mengulangi perbuatannya.” (H.R. Bukhari). 

Di akhir perjalanan, kedua malaikat tersebut menjelaskan kepada beliau.

“Adapun orang yang ujung mulutnya dibelah hingga kepala bagian belakang, dan dari matanya dibelah hingga kepala bagian belakang, adalah seorang lelaki yang keluar dari rumah dengan menyampaikan kedustaan lalu disebarkan hingga ke berbagai penjuru tempat.” (H.R. Bukh?ri).

Siksa Kubur Bagi yang Melakukan Zina

Masih dalam hadis yang sama, Rasulullah juga menyaksikan siksa kubur bagi laki-laki dan perempuan yang berzina. Sebagaimana diketahui zina merupakan perbuatan yang secara jelas diharamkan dalam ajaran Islam.

“Maka kami pun kembali berangkat, hingga kami menjumpai tungku api. Di dalamnya terdapat ribut-ribut dan suara keras. Kami mengolok ke dalam. Ternyata terdapat kaum lelaki dan wanita telanjang. Tiba-tiba datanglah luapan api dari arah bawah mereka. Ketika api mendekati mereka, mereka berteriak ke atas.” (H.R. Bukh?ri).

Dua malaikat yang menemani Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menjelaskan, “Adapun laki-laki dan perempuan yang berada di atas tungku api adalah kaum laki-laki dan perempuan yang berzina.” (H.R. Bukhari).

Siksa Kubur Bagi Orang yang Meninggalkan Salat dan Al-Qur'an

Dalam mimpi Nabi Muhammad, azab bagi orang yang lalai mendirikan salat wajib dan meninggalkan Al-Qur'an juga tidak kalah mengerikan.

“Aku pun berangkat bersama mereka berdua (malaikat). Tiba-tiba kami menemui orang yang sedang berbaring. Tiba-tiba pula ada orang lain yang berdiri di mukanya dengan membawa batu besar. Batu itu dihantamkan ke kepala orang tersebut, lalu menggelindanglah batu itu hingga terjatuh. Lalu dia mengambil batu ini, namun tidaklah dia mendatanginya, sehingga kepalanya utuh seperti semula. Barulah dia mengulangi lagi perbuatannya seperti yang pertama. Rasulullah melanjutkan, “Aku bertanya kepada mereka berdua, Subhanallah, Apa arti semua ini?” (H.R. Bukh?ri).

Pertanyaan tersebut dijawab oleh dua malaikat di akhir perjalanan. “Kedua malaikat menjawab kepadaku (Rasulullah SAW), “Kami akan memberitahukanmu. Adapun lelaki pertama yang kita temui sedang dipecahkan kepalanya dengan batu, adalah orang mempelajari al-Quran kemudian menolak Al-Qur’an dan dia juga orang yang tidur (meninggalkan) salat wajib.”(H.R. Bukh?ri).

Baca Juga: 4 Cara Bersyukur Kepada Allah SWT

Siksa Kubur Bagi yang Gemar Melakukan Ghibah

Apa yang dimaksud ghibah? Nabi Muhammad SAW menjelaskan “(ghibah adalah) engkau ceritakan tentang saudaramu, yang sekiranya ia mendengar ia tidak rela”. Ini merupakan perbuatan tercela yang dapat mendatangkan siksa kubur.

“Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abi Syaibah telah menceritakan kepada Waki telah menceritakan kepada kami Al-Aswad bin Syaiban telah menceritakan kepadaku Bahr bin Marrar dari kakeknya, Abu Bakrah, dia berkata, “Nabi melewati dua kuburan, lalu beliau bersabda, “Kedua orang mayat ini tengah diazab. Keduanya diazab bukan karena melakukan sebuah dosa yang besar (menurut pandangan mereka). Salah satu dari keduanya karena (tidak bersuci) saat kencing, sedangkan orang yang satu lagi karena sering menggunjing.” (H.R. Ibnu Majah). (C)

Reporter: Haerani Hambali

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga