Deretan Fenomena Langit September 2026 yang Bisa Dinikmati di Indonesia, Ada Harvest Moon
Merdiyanto , telisik indonesia
Sabtu, 05 September 2026
0 dilihat
Masyarakat Indonesia bisa menikmati beberapa fenomena langit yang bisa disaksikan di bulan September 2026 ini. Foto: Repro Shutterstock
" Langit Indonesia pada September 2026 bakal dimeriahkan oleh berbagai fenomena astronomi menarik yang bisa disaksikan langsung "

JAKARTA, TELISIK.ID - Langit Indonesia pada September 2026 bakal dimeriahkan oleh berbagai fenomena astronomi menarik yang bisa disaksikan langsung.
Pengamat dapat menikmati pesona planet tetangga yang bersinar terang serta pemandangan bulan purnama yang khas.
Momen ini kian istimewa dengan hadirnya ekuinoks musim gugur (autumnal equinox) pada Rabu (23/9/2026) sebagai penanda pergantian musim di wilayah Asia.
Fenomena langit ini terjadi akibat pergerakan objek luar angkasa seperti Matahari, Bulan, Planet, hingga meteoroid.
Berikut deretan fenomena langit sepanjang September 2026 yang bisa dilihat dari Indonesia.
1. Puncak kilau Venus sepanjang September 2026
Menurut laporan Astronomi, Selasa (1/9/2026), sepanjang September, Venus bakal tampil sebagai objek paling terang di langit barat sesaat setelah Matahari terbenam, dilansir dari Kompas, Sabtu (5/9/2026).
Baca Juga: Meski Sudah Dimatikan, 10 Perangkat Rumah Tangga Ini Diam-diam Masih Tarik Daya Listrik
Pada 13 dan 14 September, Bulan sabit muda akan menghiasi horizon barat tepat di samping Venus. Fenomena ini berlanjut hingga puncak kecemerlangan Venus tahun ini pada Jumat (18/9/2026) dengan magnitudo –4,8.
Venus akan bersinar sangat terang di mata telanjang sebelum terbenam sekitar sejam setelah Matahari tenggelam.
Jika dilihat menggunakan teleskop, fasenya akan menyerupai sabit dengan bagian yang tersinari sekitar 26 persen.
2. Parade Mars dan Jupiter 6 dan 8 September 2026
Penikmat fajar dapat menyaksikan dominasi Mars dan Jupiter di langit timur pada Minggu (6/9/2026) pagi, Bulan sabit tua akan berdampingan dengan Mars yang kemerahan di rasi Gemini, sebelum sang Planet Merah bergerak menuju rasi Cancer di akhir bulan.
Sementara pada Selasa (8/9/2026) pagi, giliran Jupiter yang bersinar terang pada magnitudo –1,8 dengan ditemani Bulan sabit berjarak sekitar 5 derajat di rasi Cancer.
3. Fase Bulan Baru 11 September 2026
Fase Bulan Baru untuk wilayah Asia terjadi pada Jumat (11/9/2026). Kegelapan langit malam tanpa pantulan sinar Bulan menjadi waktu terbaik untuk mengamati objek redup layaknya galaksi Bima Sakti, dikutip dari Fox Weather, Sabtu (5/9/2026).
Sekitar 7 hingga 10 hari setelah Bulan Baru menjadi waktu terbaik menyaksikan cahaya zodiak (zodiacal light) di langit timur sebelum fajar.
Cahaya ini tampak seperti kerucut redup yang terpancar dari debu kosmik di sepanjang jalur ekliptika.
Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Disepakati Rp 2,5 Juta Per Bulan, Anggaran Ditarik dari Tambahan DAU
4. Harvest Moon 26 dan 27 September 2026
Harvest Moon, sebutan untuk Bulan purnama September, hadir pada Sabtu (26/9/2026). Puncak fenomena ini di Indonesia terjadi pada 26 September pukul 23.49 WIB (27 September pukul 00.49 Wita 01.49 WIT).
Sebutan Harvest Moon merujuk pada purnama yang posisinya paling dekat dengan ekuinoks September.
Ketika terbit di ufuk timur pada 26 September, Bulan terlihat kuning-oranye akibat pendaran cahaya yang tersaring atmosfer melalui hamburan Rayleigh (Rayleigh scattering).
Ditambah efek Ilusi Bulan (Moon Illusion), ukurannya pun terkesan jauh lebih besar di dekat horizon.
Malam berikutnya, Minggu (27/9/2026), planet Saturnus bakal terlihat berjarak kurang dari 10 derajat di sebelah kiri bawah Bulan.
Pengamatan menggunakan teleskop 6 inci memungkinkan setiap orang melihat sistem cincin Saturnus hingga satelit terbesarnya, Titan.
Awal September ini juga diwarnai hujan meteor Aurigid, meski tak bisa diamati dari Indonesia akibat radian yang terlalu rendah dan gangguan pendaran Bulan cembung sebesar 80 persen. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS