Deretan Pekerja Paling Stres di ASEAN 2026, Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Santai
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 03 Juni 2026
0 dilihat
Filipina tercatat sebagai negara dengan pekerja paling stres di ASEAN, menurut laporan Gallup 2026. Foto: Repro Antara
" Laporan terbaru Gallup menunjukkan pekerja di ASEAN menghadapi tingkat stres yang beragam "

JAKARTA, TELISIK.ID - Laporan terbaru Gallup menunjukkan pekerja di ASEAN menghadapi tingkat stres yang beragam, Indonesia justru tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat stres terendah.
Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat stres pekerja terendah di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN pada 2026. Di sisi lain, Filipina menempati posisi pertama sebagai negara dengan tingkat stres pekerja tertinggi di kawasan tersebut.
Temuan itu tercantum dalam laporan State of the Global Workplace 2026 yang dirilis Gallup pada April 2026. Laporan tersebut disusun berdasarkan hasil survei Gallup World Poll yang dilakukan sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Melansir laman Kompas, Rabu (3/6/2026), survei melibatkan penduduk berusia 15 tahun ke atas yang bekerja di lebih dari 160 negara. Pada setiap negara, Gallup mewawancarai sekitar 1.000 responden yang dipilih secara acak untuk menggambarkan kondisi nasional.
Untuk meningkatkan akurasi data, hasil survei tingkat negara dihitung menggunakan rata-rata agregat selama tiga tahun. Dalam laporan tersebut, tingkat stres diukur berdasarkan persentase pekerja yang mengaku mengalami banyak stres pada hari sebelumnya.
Gallup menjelaskan bahwa indikator tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi emosional pekerja dalam kehidupan sehari-hari. Namun, lembaga itu mengingatkan bahwa rendahnya tingkat stres tidak selalu mencerminkan kondisi kerja yang ideal.
Menurut Gallup, sejumlah faktor seperti keamanan kerja, tingkat pendapatan, jam kerja, hingga budaya dalam mengungkapkan kondisi emosional dapat memengaruhi hasil survei.
Secara umum, pekerja di Asia Tenggara tercatat memiliki tingkat tekanan emosional yang lebih rendah dibandingkan rata-rata pekerja di dunia. Sebanyak 25 persen responden di kawasan ini mengaku mengalami stres dalam sebagian besar waktu pada hari sebelumnya.
Angka tersebut berada jauh di bawah rata-rata global yang mencapai 40 persen. Selain itu, sebanyak 19 persen responden di Asia Tenggara mengaku merasakan kemarahan, 21 persen mengalami kesedihan, dan 19 persen merasakan kesepian.
Gallup mencatat rendahnya tingkat stres menjadi salah satu karakteristik yang menonjol di kawasan Asia Tenggara dibandingkan sejumlah wilayah lain di dunia.
Baca Juga: Harga Solar Industri RI Meradang dan RKAB Dipangkas, PHK Besar-besaran 2026 Ancam Sektor Tambang
Berikut daftar negara dengan tingkat stres pekerja tertinggi hingga terendah di ASEAN pada 2026:
1. Filipina: 50 persen.
2. Myanmar: 47 persen.
3. Singapura: 43 persen.
4. Kamboja: 34 persen.
5. Laos: 26 persen.
6. Thailand: 25 persen.
7. Malaysia: 20 persen.
8. Indonesia: 14 persen.
9. Vietnam: 13 persen.
Data tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat stres pekerja terendah kedua di ASEAN. Posisinya hanya berada satu tingkat di atas Vietnam yang mencatat angka 13 persen.
Selain tingkat stres, laporan Gallup juga menggambarkan sejumlah kondisi emosional yang dialami pekerja Indonesia. Sebanyak 14 persen pekerja Indonesia mengaku mengalami stres dalam sebagian besar waktu pada hari sebelumnya.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata Asia Tenggara sebesar 25 persen maupun rata-rata global sebesar 40 persen. Data itu juga menunjukkan adanya penurunan satu poin persentase dibandingkan rata-rata tiga tahun sebelumnya.
Meski tingkat stres tergolong rendah, pekerja Indonesia masih menghadapi tekanan emosional dalam bentuk lain. Sebanyak 21 persen pekerja mengaku mengalami kemarahan dalam sebagian besar waktu pada hari sebelumnya.
Baca Juga: Kualitas Makanan Salah Satu Alasan Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata Asia Tenggara yang mencapai 19 persen. Namun, angka itu masih berada di bawah rata-rata global sebesar 22 persen.
Sementara itu, 27 persen pekerja Indonesia mengaku merasakan kesedihan dalam sebagian besar waktu pada hari sebelumnya. Persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata Asia Tenggara sebesar 21 persen dan rata-rata global sebesar 23 persen.
Laporan Gallup menunjukkan bahwa tingkat stres pekerja Indonesia relatif rendah dibandingkan negara-negara lain di kawasan ASEAN. Namun, sejumlah indikator emosional lain, seperti kemarahan dan kesedihan, masih menjadi bagian dari pengalaman yang dirasakan sebagian pekerja di Indonesia. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS